Jumat, 06 November 2020 17:27

DPRD Makassar

Dewan Soroti Camat dan Lurah yang Liburan ke Bali: Aneh Ini

Anggota Komisi A DPRD Makassar Kasrudi.
Anggota Komisi A DPRD Makassar Kasrudi.

Perekonomian Kota Makassar yang jauh dari kata pulih, sehingga baiknya anggaran rekreasi ke pulau Bali dialihkan untuk pemulihan ekonomi seperti padat karya dan menyuntik UMKM.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Makassar Kasrudi menyoroti agenda rekreasi sejumlah camat dan lurah se-Makassar Bali. Menurutnya, mereka tidak layak diberi reward.

Camat dan lurah rekreasi ke Bali karena hasil buah manis dari serapan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dianggap tinggi.

"Bagaimana mungkin mereka para camat dan lurah liburan ke Bali sementara PAD kita saja tidak mencapai target. Aneh ini," katanya, Jum'at (6/11/2020).

Baca Juga

Selanjutnya, alasan pandemi Covid-19 yang belum mereda khususnya di wilayah para camat dan lurah bertugas, Kasrudi menganggap agenda tersebut tidaklah elok.

Ditambah lagi perekonomian Kota Makassar yang jauh dari kata pulih, sehingga baiknya anggaran rekreasi ke pulau Bali dialihkan untuk pemulihan ekonomi seperti padat karya dan menyuntik UMKM.

"Harusnya mereka-mereka ini ada empati sedikit terhadap masyarakatnya. Warga banyak yang terseok-hidupnya. Untuk makan saja susah. Untuk biaya hidup sehari-hari saja tidak menentu. Kok pemimpinnya malah rekreasi ke Bali. Tidak masuk akal ini," tegasnya.

Sementara itu, PJ Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin tak menampik bawahannya plesiran ke Bali. Ia menilai kunjungan itu merupakan penghargaan atas capaian dari kerja-kerja mereka. Sehingga bisa dijadikan motivasi kedepannya.

"Saya senang melihat dari posisi positif, kalau ada kunjungan seperti itu, sebagai apresiasi kita harapkan dapat menumbuhkan motivasi yang kuat untuk masyarakat. Akan memberikan rasa percaya diri, bahwa apa yang dilakukan mendapat penghargaan," katanya.

"Keringat orang satu tetes harus kita apresiasi. Jangan sudah berkeringat kita tinjau dari sisi negatif itu akan mematikan kita punya semangat kerja dan itu kadangkala yang sering mendominasi akitivitas kita sehari hari, akhirnya apa semua kegiatan kita menjadi lambat," tambahnya.

Meskipun tidak tahu pasti agenda kegiatan selama di Bali, Rudy menuturkan, kunjungan tersebut sah sah saja dilakukan sepanjang memberikan banyak manfaat untuk masyarakat.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk senantiasa berpikir positif dan mengabaikan kabar miring yang beredar luas di luar sana.

"Berpikir negatif itu akan menjauhkan rezeki, berpikir positif akan mendatangkan rezeki. Kita ingin Makassar penuh tumpahan rezeki. Mari kita berpikir positif semua," ucapnya.

Penulis : Kheky
Editor : Jusrianto
#DPRD Makassar #Camat dan Lurah liburan
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer