JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha masih gencar mengkritik Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Lewat akun Twitter-nya, Giring menyampaikan aktivitasnya memberi bantuan di warga di Jakarta Utara.
Mantan vokalis band Nidji itu tampak bersama warga bernyanyi. Dalam akunnya juga disebut bahwa dia memberi bantuan di sana.
"Sound System Terbaik di dunia itu adalah Suara Rakyat, tidak perlu menggunakan uang Triliunan. Sementara masih ada mereka yang terlupakan dan terpinggirkan oleh ambisi Firaun yg gemar mengundang orang terpandang di pestanya," kata Giring dikutip dari VIVA, Minggu, (23/1/). 2022).
Tagar Giring dan Anies terus menanjak dalam daftar trending topic di Twitter. Giring juga mengunggah fotonya saat memberi bantuan dekat Jakarta International Stadium (JIS) itu.
"Seperti biasa @psi_id selalu melakukan aksi sosial kepada warga dan kebetulan hari ini kami temukan beberapa warga yang kurang beruntung tergusur oleh proyek yang dulu katanya hanya Firaun yang bisa melakukan," kata Giring.
"Semoga bantuan kecil ini bisa membantu ibu dan bapak di sana," katanya.
Dalam video yang dia unggah, Giring bernyanyi bersama warga dengan menyanyikan lagu Nidji 'laskar pelangi'. Sesekali maskernya ia lepas dan mengajak warga menyanyi dan juga mendoakan warga. Merespons postingan tersebut, warganet pun terbelah.
Ada yang mendukung Giring dan ada pula yang menyebut Giring tiba-tiba peduli isu penggusuran.
"Ga diundang ya bang, makanya nyanyi di luar stadion," ucap salah satu warganet, @devvasko.
Ada juga yang menyindir Giring Calon Presiden 2024 yang tidak pede karena hanya menyindir Gubernur DKI.
"Capres 2024 gak pede.. turun level mau nyagub DKI 2024. Ntar turun lagi mau jadi camat," tambah warganet lainnya, @ErSatArema021.
BERITA TERKAIT
-
Prabowo-Gibran Resmi jadi Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024-2029
-
NasDem dan PPP Terima Putusan MK: Selamat Prabowo-Gibran!
-
Tok! MK Tolak Gugatan Sengketa Pilpres Anies-Cak Imin
-
MK Tepis Pembagian Bansos Dongkrak Suara Prabowo-Gibran: Tak Ada Korelasi
-
Sengketa Pilpres Diputus 22 April, Dipastikan tak Ada Deadlock