Sabtu, 05 Februari 2022 17:46

Kemendag Bilang Stok Minyak Goreng Aman, Warga Makassar: Hoax!

Rak minyak goreng di minimarket yang kosong. Stok langka dalam sepekan.
Rak minyak goreng di minimarket yang kosong. Stok langka dalam sepekan.

Tak hanya di minimarket, bahkan di toko besar atau supermarket pun minyak goreng sangat sulit didapatkan.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kementerian Perdagangan mengklaim telah menyalurkan lebih dari 2 juta liter minyak goreng dalam pekan ini. Distribusi disebut menjangkau seluruh provinsi di luar Jawa.

Sayangnya klaim Kemendag tak sejalan dengan realitas di masyarakat. Masyarakat masih mengeluhkan langkanya stok minyak goreng. Dalam sepekan, minyak goreng hilang di hampir semua ritel.

"Apanya yang aman pak. Sudah seminggu ini tidak ada minyak goreng di minimarket. Itumi dibilang hoax," ketus seorang warga Makassar, Sabtu (5/2/2022).

Baca Juga

Kata dia, stok masih ditemukan di beberapa kelontongan tapi harganya naik berkali lipat.

"Adaji tapi harga 40 ribu. Sama ji bohong," ketusnya.

Nurhaliza Sari Rahman, salah seorang warga Jalan Hertasning, Kecamatan Rappocini Kota Makassar, mengungkapkan hal yang sama. Ia menuturkan susahnya mendapatkan minyak goreng di minimarket dengan harga Rp14 ribu per liter.

Padahal, sejak diberlakukannya kebijakan satu harga Rp 14 ribu beberapa waktu lalu kemudian pada 1 Februari turun lagi menjadi Rp 11 ribu, Nurhaliza mengaku sudah beberapa kali bolak-balik minimarket, namun tak juga dapat.

"Iya susah carinya, hampir tiap hari saya cari di Alfamart, Indomaret, itu tidak pernah dapat. Selalu kosong. Dari saat kebijakan turun harga Rp 14 ribu per liter, saya baru dapat sekali beli di minimarket," kata Nurhaliza, Rabu (2/2/2022).

Tak hanya di minimarket, bahkan di toko besar atau supermarket pun minyak goreng sangat sulit didapatkan.

"Saya pergi ke sana (supermarket) pagi kosong, siang atau sore habis, malam juga gak ada. Itu di Lotte Mart dengan Toserba pegawainya bilang habis. Sementara di agen toko klontongan juga harganya itu masih Rp 40 ribuan dua liternya," ungkap Ibu muda ini.

Sementara itu, Tim PEDOMANMEDIA yang memantau stok minyak goreng di sejumlah supermarket dan minimarket sekitaran Jalan Pengayoman Makassar, kebanyakan kehabisan stok. Di antaranya di Indomaret Pengyoman dan juga Alfamidi Alauddin. Rak bagian minyak goreng, tampak bersih dan kosong.

Begitu pun juga dengan 2 supemarket lainnya yaitu Toserba Pengayoman, Hero Alauddin, dan Lotte Mart Alauddin.

Menurut pegawai di Alfamidi Pengayoman, banyak warga yang datang bolak balik untuk mencari minyak goreng. Meski begitu, stok minyak goreng sudah kosong sejak kemarin.

"Dari kemarin kosong belum datang barangnya. Memang banyak yang cari, tapi barangnya kosong terus," kata pegawai di sana.

Seperti diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan memberlakukan kebijakan baru terkait minyak goreng. Kebijakan baru itu ialah dengan melakukan penetapan satu harga usai pemerintah memberikan subsidi untuk selisih harga.

Kendati begitu, mulai Selasa (1/2/2022), pemerintah memberlakukan aturan Harga Eceran Tertinggi (HET) bagi minyak goreng curah hingga kemasan premium.

Di mana Berdasarkan jenisnya, HET minyak goreng curah dihargai Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp 14.000 per liter.

Penulis : Supriadi
Editor : Muh. Syakir
#Kemendag #Stok Minyak Goreng #Minyak Goreng Langka
Berikan Komentar Anda