MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Anggota DPRD Kota Makassar Ray Suryadi Arsyad menyebutkan pendataan warga di Kota Makassar perlu dilakukan pembaruan. Sistem pendataan yang ada sekarang masih menggunakan data lama.
“Banyak sekali data yang harus diperbarui di kota ini. Sebab, masih banyak data yang tidak sinkron dengan kondisi di lapangan,” kata Ray Suryadi Arsyad.
Menurutnya, pemerintah saat ini belum memiliki sistem basis data yang terintegrasi antardinas dalam hal pengelolaan. Dampaknya, tiap dinas memiliki data yang berbeda-beda satu sama lain.
Ia mencontohkan, masalah mendasar seperti pendataan orang miskin, warga yang belum menikmati air bersih, dan data anak jalanan di Kota Makassar yang saat ini belum dibenahi.
“Setiap lampu merah di sudut kota, hampir ada semua anjal dan pak ogah. Dinas sosial mana, memang tak ada penanganan yang serius,” ujarnya.
Terlebih lagi, tambah Ray, jika ada bantuan sosial bagi warga yang tak mampu keseringan muncul data fiktif yang bertebaran dan masuk kategori orang mampu.
“Pesan saya pendataan perlu dilakukan secara masif dan serius, harus dari bawah, pakai itu RT/RW terus diverifikasi. Jangan data 10 tahun yang lalu masih digunakan,” pesannya.
Penulis: Sakti Raja
BERITA TERKAIT
-
Forum IGS 2026: Appi Perkenalkan Stadion Untia, Bakal jadi Magnet Ekonomi Baru
-
Appi Lantik 369 Kepsek: Jangan Ada Lagi 'Titip-titip' di SPMB
-
Aset 15 Hektare di Manggala Diserobot, Pemkot Makassar Segera Ambil Langkah Tegas
-
Dukung PMI Makassar Tambah Stok Darah, Appi akan Libatkan RT-RW
-
Pemkot Makassar Tertibkan 40 Bangunan Liar di Mariso, Sudah 40 Tahun Tempati Fasum