Sabtu, 19 Februari 2022 17:44

Tak Dapat Kursi Menteri, Pengamat Sarankan PAN Keluar dari Koalisi

Foto Logo PAN. (Int)
Foto Logo PAN. (Int)

Selama beberapa waktu ke belakang justru sejumlah lembaga survei mencatat elektabilitas PAN jauh tertinggal dari partai oposisi seperti Partai Demokrat.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Dihadapkan dengan pemerintahan tidak memberikan keuntungan bagi Partai Amanat Nasional (PAN) hingga hari ini.

Demikian pendapat Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, saat dimintai pandangannya terkait potensi PAN di Pemilu Serentak 2024.

"Saya nilai PAN telah salah mengambil keputusan, tapi ini belum terlambat (untuk diubah)," ujar Jerry dilansir RMOL, Sabtu (19/2/2022).

Baca Juga

Jerry mengatakan, keuntungan yang paling nyata dari bergabungnya parpol ke dalam pandangan penguasa adalah mendapat kursi di kabinet.

"Sejak awal saat mereka memutuskan paling tidak berharap 'durian runtuh' ada kursi di kabinet," lanjutnya.

Di samping itu, keuntungan lainnya yang harus didapat PAN adalah berkah elektoral. Namun, selama beberapa waktu di belakang justru sejumlah catatan elektabilitas PAN jauh tertinggal dari oposisi oposisi seperti Partai Demokrat.

"PAN dirugikan dengan tingkat elektabilitasnya dari Demokrat. Ngapain lawan menghadapi kebijakan publik yang amburadul," demikian Jerry.

 

Editor : Amrin
#PAN #Elektabilitas Mandek
Berikan Komentar Anda