Kampanye Harapan Baru Semakin Membludak
Jiwa sosial Andi Utta dan Edy Manaf menjadi pertimbangan utamanya mendukung Harapan Baru. Selain itu, paslon nomor 4 memproritaskan kesejahteraan masyarakat secara umum dan merata.
BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Tanda-tanda kemenangan terus menghampiri Paslon Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf. Kampanye dialogis paslon bertagline Harapan Baru Dikerja Bukan Dicerita itu membludak di sejumlah titik di Kecamatan Ujung Bulu, Selasa (11/11/2020).
Seperti yang terlihat di kelurahan Terang-terang dan Jalan Menara yang sesak oleh warga. Kursi yang tersedia sesuai protokol kesehatan penuh sehingga sebagian warga harus berdiri di luar tenda demi mendengarkan langsung paparan Cabup Andi Utta.
"Kami ingin perubahan pada kehiduan ekonomi. Paslon nomor 4 paling bisa dan ikhlas membantu kami," kata Ibu Nanna, warga Terang-terang yang ikut bergabung di kampanye tersebut.
Menurutnya, Andi Utta punya tujuan yang baik dan tidak banyak cerita. "Dikerja Bukan Dicerita, tidak banyak bicara tapi memang mampu melakukan. Betul dia datang mewakafkan dirinya karena tidak cari uang lagi," tegasnya.
Tak cuma kaum ibu, milenial turut mendukung paslon Harapan Baru. Seperti yang dikatakan pemilik salon Ikbal, Muh Ikbal, saat ditemui di kegiatan kampanye.
Menurut Ikbal, jiwa sosial Andi Utta dan Edy Manaf menjadi pertimbangan utamanya mendukung Harapan Baru. Selain itu, paslon nomor 4 memproritaskan kesejahteraan masyarakat secara umum dan merata.
"Memang kami melihat Andi Utta dan Edy Manaf sosok yang berjiwa sosial tinggi. Jika menjadi pemimpin tidak akan membeda-bedakan warganya," kata Ikbal.
Andi Utta pada kampanye menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah di setiap sektor pembangunan. Salah satunya memberikan solusi untuk peningkatan UMKM dan industri rumah tangga.
"Kami akan memberikan solusi bagi UMKM, industri rumahan dan ekonomi kreatif bagi milenial. Tak sampai pada pembinaan saja tapi mengawal hingga pemasaran," tegasnya.
Andi Utta tak lupa menyinggung program unggulan reformasi pada 4 sektor yakni pertanian, perkebunan, perikanan dan pariwisata. seperti penataan pariwisata, pembuatan 1.000 rumpon, dermaga perikanan, kolam parkir kapal, bibit unggul gratis, penyediaan pupuk bersubsidi hingga pembangunan lapangan olahraga terpadu.
Andi Utta menegaskan juga bahwa semua gaji dan tunjangan akan diwakafkan untuk guru mengaji dan imam masjid.
"Insya Allah gaji saya tunjangan saya wakafkan. Saya tidak bangga jadi bupati kalau keadaan ekonomi saudaraku tidak membaik," tegas Andi Utta yang disambut teriakan coblos nomor 4.
