Danny: Baru 8% Warga Makassar Tahu Metaverse, Sisanya Anggap tak Penting
Metaverse akan menjadi bagian tak terpisahkan bagi tatanan masyarakat dunia di masa depan.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengatakan, populasi masyarakat yang mengenal teknologi metaverse masih sangat kecil. Edukasi menuju dunia metaverse butuh waktu, dan harus dipelopori dari sekarang.
Berdasarkan persentase baru sekitar 8% warga Makassar yang paham metaverse. Sisanya masih menganggapnya sebagai bagian yang tidak penting.
"Saya lihat di media sosial saya hanya 8 % penduduk Makassar yang tahu tentang Metaverse. Sisanya 56 % mau tahu dan 36 % masih keras bahwa Metaverse itu belum menjadi bagian penting bagi mereka," ungkap Danny dalam Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemkot Makassar, di Hotel Four Points by Sheraton, Selasa (15/03/2022).
Padahal kata Danny dunia akan menuju ke era itu. Metaverse akan menjadi bagian tak terpisahkan bagi tatanan masyarakat dunia di masa depan.
"Bahkan nanti kita akan dilayani oleh teknologi dari semua sisi. Saya katakan masyarakat di lorong pun nanti harus siap dengan era metaverse," jelasnya.
Menurut Danny, saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang mempersiapkan Metaverse Indonesia di ibu kota negara (IKN) Nusantara. Hal itulah yang kemudian membuatnya ikut tertantang masuk dalam era metaverse.
"IKN lagi di-setup untuk masuk dalam metaverse, maka Makassar kota pertama di Indonesia merespons untuk ikut serta dalam Metaverse Indonesia yang kita singkat dengan makaverse," kata Danny.
Melalui rakorsus ini, sebut Danny, ada 4 agenda utama. Agenda dimulai dengan pembekalan tentang kota metaverse dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya.
Kemudian para pejabat dan jajarannya akan mendapatkan pembekalan mental dan dilanjutkan menerangkan 15 pekerjaan besar di Makassar.
"Setiap OPD menyampaikan kesiapan melaksanakan percepatan program 2022, menyiapkan apa yang dia temukan tentang isu-isu yang besar dengan lingkup tanggung jawabnya dan inovasi apa yang mereka siapkan, dan yang terakhir respons setiap OPD terhadap metaverse," jelasnya.
Selain itu, tambah dia, rakorsus ini melibatkan seluruh RT/RW secara virtual. Serta 100.000 anak sekolah swasta dan negeri.
"Lebih 100.000 bahkan 200.000 anak sekolah swasta dan negeri kita wajibkan mengikuti acara ini. Apalagi karena kita ingin mengetahui kota kita tentang apa itu Metaverse," pungkasnya.
Penulis: Sakti Raja
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
