Pembicaraan Damai, Rusia Bantah Segera Pertemukan Putin dan Zelensky
Draf perjanjian belum siap untuk diajukan ke pertemuan di puncak.
MOSKOW, PEDOMANMEDIA - Rusia mengaku belum siap dengan pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky karena pembicaraan damai tidak cukup berkembang.
Kepala negosiator Rusia, Vladimir Medinsky mengatakan Ukraina telah mulai menunjukkan pendekatan yang lebih realistis selama pembicaraan damai.
Sejauh ini, Ukraina sepakat untuk netral, tidak memiliki senjata nuklir, tidak bergabung dengan blok militer, dan menolak menjadi tuan rumah pangkalan militer asing. Tetapi sejauh ini, pembicaraan mengenai Krimea dan Donbas belum mengalami kemajuan.
"Draf perjanjian belum siap untuk diajukan ke pertemuan di puncak. Saya ulangi lagi dan lagi, posisi Rusia di Krimea dan Donbas tetap tidak berubah," ucapnya, seperti dikutip Reuters.
Medinsky mengatakan dia tidak memiliki optimisme yang sama dengan negosiator Ukraina, David Arakhamia. Arakhamia pada Sabtu (2/4/2022) waktu setempat mengatakan kesepakatan sejauh ini cukup untuk melakukan pertemuan antara Putin dan Zelensky.
"Sayangnya, saya tidak setuju dengan optimisme Arakhamia. Selain itu, para ahli diplomatik dan militer Ukraina tertinggal jauh dalam mengkonfirmasi bahkan kesepakatan-kesepakatan yang telah dicapai di tingkat politik pada rancangan teks," jelasnya.
Meski begitu, Medinsky mengatakan, pembicaraan damai yang berlangsung di Istanbul, Turki beberapa hari lalu akan dilanjutkan secara virtual pada Senin (4/4/2022)
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
