Rabu, 18 November 2020 15:31

Dewan Harap Penerapan Penuh Parkir Elektronik Bisa Terealisasi

Sekretaris Komisi C Fasrudin Rusli.
Sekretaris Komisi C Fasrudin Rusli.

Fasruddin Rusli meminta PD Parkir memberdayakan Jukir, hal ini dianggap menjadi solusi yang tepat agar mereka tetap memperoleh penghasilan tanpa harus mengacaukan ketertiban umum.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Sekretaris Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar Fasruddin Rusli berharap penerapan penuh parkir elektronik di Kota Makassar bisa secepatnya terealisasi. Menurutnya, masih banyak titik-titik parkir yang lepas dari pantauan PD Parkir.

Sekitaran jalan Pengayoman misalnya penerapan parkir elektronik di sana masih belum optimal, dirinya masih menemukan banyak parkir liar yang menggunakan bahu jalan sehingga berimbas pada penyempitan jalan.

"Sebagai pengguna saya merasa terganggu dengan adanya parkir-parkir liar ini. Dengan dipergunakannya parkir elektronik (secara keseluruhan) lebih bagus," katanya, Rabu (18/11/2020).

Baca Juga

Guna mengurangi jukir liar, ia meminta PD Parkir memberdayakan mereka, hal ini dianggap menjadi solusi yang tepat agar mereka tetap memperoleh penghasilan tanpa harus mengacaukan ketertiban umum.

Sementara itu, PD Parkir Makassar Raya kembali menyasar lima jalan baru rencana penerapan parkir elektronik jenis Hanheld, dengan target penambahan sebanyak 200 unit.

Jalan-jalan tersebut di antaranya Jalan Tentara Pelajar, Jalan Sulawesi, Jalan Irian dan Jalan Veteran.

"Jadi rencana mungkin awal tahun lagi, kita mau 200 unit hampir sama dengan empat ruas jalan sebelumnya," kata Humas PD Parkir Makassar Raya Asrul.

Hingga saat ini alat parkir jenis Handheld yang diterjunkan sebanyak 240 unit dan telah beroperasi di empat ruas jalan yaitu Jalan Pengayoman, Boulevard, Perintis Kemerdekaan dan Hertasning.

Dirinya juga sempat menyasar penerapan parkir di Anjungan Pantai Losari, namun mengingat wilayah tersebut memiliki regulasi khusus, maka hal ini akan dibicarakan lebih lanjut bersama pemerintah kota (Pemkot).

"Sebenarnya di sana (anjungan) tidak bisa ada pungutan, entah pengamen, kaki lima, termasuk parkir di dalamnya, nah ini sementara kita berkoordinasi apakah memungkinkan kita kelola itu barang, dengan harapan adanya kita di sana, penataan-penataan pengelolaannya lebih maksimal di samping menambah pundi-pundi penghasilan daerah," ucapnya.

Penerapan parkir elektronik sendiri masih menuai pro dan kontra dari para jukir, kendati demikian hal ini dianggap harus diterapkan untuk menekan angka kebocoran.

Penulis : Kheky
Editor : Jusrianto
#Fasrudin Rusli #PD Parkir Makassar Raya #Parkir Elektronik #DPRD Makassar
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer