TORUT, PEDOMANMEDIA - Empat orang tewas, satu di antaranya bayi berusia 5 bulan, dalam sebuah kebakaran yang terjadi di Toraja Utara, malam tadi. Keempat korban masih satu keluarga.
Kepolisian Sektor Torut mengonfirmasi, keempat korban gagal diselamatkan karena sedang tertidur pulas saat kejadian. Api membakar dengan cepat.
Adapun keempat korban adalah ibu, dua anak perempuannya serta nenek. Identitas keempat korban yakni Noviani Nova (30), dua anak perempuannya, Aprilia Sheila (4) dan Aprilia Sheril (5). Sementara satu korban lainnya adalah Ne' Sheila (50).
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.50 Wita di Dusun Rantepaku, Lembang Sangbua Kecamatan Kesu'.
Tetangga korban, Joni Patimang menuturkan, sekitar pukul 21.30 Wita dirinya hendak menidurkan anaknya. Tidak lama berselang ia mendengar suara letupan berulang kali dari rumah korban.
"Saya keluar dari rumah dan melihat ke arah sebelah kiri rumah. Saya lihat api sudah membesar. Saya spontan berlari ke sana sini mencari pertolongan," ucapnya.
Sambil berlari menuju TKP, Joni terus berteriak. Ia bangunkan penghuni rumah. Tapi api membesar dengan cepat. Kata Joni dalam sekejap, api sudah mengurung rumah.
"Saya mau menyelamatkan orang yang ada di dalam rumah. Tapi saya tidak bisa masuk. Api sudah mengurung. Apalagi pintu rumah terkunci. Saya teriak teriak tapi tidak ada yang bangun," tuturnya terbata bata.
Karena tak bisa masuk, Joni berlari membangunkan tetangga. Orang orang sudah berdatangan. Tak satupun yang bisa masuk.
"Jangankan mau masuk, mendekat saja nda bisa. Kami hanya bisa teriak dari jauh," ucapnya.
Api melalap dengan cepat rumah kayu itu. Dalam waktu 10 menit, api sudah membakar seisi rumah. Petugas tiba di TKP saat api masih berkobar hebat.
Dibantu warga, petugas berusaha menjinakkan api seadanya. Tapi usaha itu sia-sia. Korban yang tengah tertidur gagal dievakuasi dengan selamat. Mereka tewas terpanggang.
Para korban baru bisa dievakuasi setelah api padam. Jasad para korban ditemukan terpanggang di bawah reruntuhan.
Saksi lain di TKP menyebutkan, api terlihat pertama kali dari dapur. Kemudian dengan cepat merembet ke bagian tengah rumah.
"Cepat sekali api menjalar. Sekejap mata ji. Pertama dari dapur dan tiba tiba sudah membakar sampai ke ruang tengah. Kami tidak bisa selamatkan penghuni rumah karena mereka tertidur," ucapnya.
Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan pengenai penyebab kebakaran.