Kebakaran di Baruppu Torut, 3 Tongkonan dan 5 Lumbung Padi Ludes
Jarak Baruppu’ ke pusat Kota Rantepao tempat Damkar berada memang cukup jauh, sekitar 2 jam perjalanan.
TORAJA UTARA, PEDOMANMEDIA – Kebakaran hebat terjadi di Kabupaten Toraja Utara. Tiga rumah adat Toraja (Tongkonan) di wilayah Baruppu’, Kecamatan Rinding Allo, ludes dilalap si jago merah.
Tiga rumah Tongkonan tersebut masing-masing milik keluarga Sanda Toding, keluarga Sakaria Amba, dan Talla Gessong. Tak hanya itu, satu unit rumah panggung milik keluarga Martina, 5 lumbung padi, dan 2 unit motor juga hangus terbakar.
Peristiwa ini terjadi Senin dini hari (4/5/2026) sekitar pukul 02.00 Wita. Tak ada korban jiwa dalam musibah ini.
“Peristiwa itu terjadi tadi malam, sekitar pukul 02.00 WITA,” kata Kapolsek Rinding Allo AKP Yosep Randanan, Senin (4/5/2026).
Menurut Yosep, dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik arus pendek.
“Masih lidik. Tim Inafis Polres Toraja Utara sudah ke TKP pagi ini untuk olah tempat kejadian perkara,” ujarnya.
Warga Keluhkan Damkar Tak Kunjung Datang
Sementara itu, Jekson, salah satu korban kebakaran, menyesalkan kinerja Pemadam Kebakaran Toraja Utara. Alasannya, hingga siang ini, petugas Damkar belum muncul di lokasi kebakaran.
“Sampai saat ini, pemadam kebakaran belum ada. Dinas Sosial pun demikian. Kami padamkan api pakai seadanya,” kata Jekson dengan nada kecewa.
Jarak Baruppu’ ke pusat Kota Rantepao tempat Damkar berada memang cukup jauh, sekitar 2 jam perjalanan. Kondisi jalan yang rusak dan minimnya penerangan diduga jadi kendala.
Kerugian Capai Miliaran
Tongkonan dan Alang atau lumbung padi merupakan aset budaya tak ternilai bagi masyarakat Toraja. Selain nilai adat, biaya pembangunan satu Tongkonan bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada data resmi total kerugian. Polisi masih mendata korban dan menghitung taksiran kerugian material.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
