Demo Peringati hari HAM di Nabire Dibubarkan Aparat
Kordinator aksi damai Modes Songgonau mengatakan, pihaknya dipaksa bubar oleh aparat saat menyampaikan pendapat di muka umum.
NABIRE, PEDOMANMEDIA - Solidaritas Rakyat Papua menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM), Kamis (10/12/2020). Namun aksi tersebut dihadapan oleh polisi dengan alasan masih suasana Pilkada.
Awalnya massa kumpul di tiga titik, diantaranya Wonorejo samping pemakaman umum, depan kantor Lurah Kilibobo dan Pasar Karang
"Aksi kami hari ini adalah dalam rangka memperingati Hari HAM se-Dunia. Namun kami dihadang oleh gabungan aparat TNI/Polri," jelas Humas PRD Okto Marko Pekei.
"Pihak Polres Nabire menolak dan melarang untuk lakukan demontrasi tersebut dengan alasan situasi Pemilu serentak 2020,"ujarnya.
Lanjut Pekeu, upaya negosiasi dengan pihak keamanan sudah dilakukan namun masih saja massa dihadang .
Sementara, Kordinator aksi demo Modes Songgonau mengatakan, pihaknya dipaksa bubar oleh aparat saat menyampaikan pendapat di muka umum.
"Nyata fakta, Papua darurat kemanusian. Masyarakat Papua di Intan Jaya sedang berada dalam ketakutan. Rayakan natal dengan dukacita. Sulit melakukan aktivitas," jelasnya.
Di Nduga juga mengalami nasib yang sama. Sudah berjalan tiga tahun rakyat Nduga menjerit penderitaan. Tak ada suasana natal, namun hanya ada tangisan dan air mata di bulan natal.
"Walau aksi kami dihadang, aspirasi kami tersalur melalui media ini dan penuh harapan untuk hentikan sejumlah kekerasan di Tanah Papua serta berikan penentuan nasib sendiri bagi masyarakat Papua sebagai solusi untuk ciptakan kedamaian di Tanah Papua," pungkasnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
