Jumat, 23 Desember 2022 09:46

14.000 UMK di Sulsel Kantongi NIB, Diharap Gairahkan Investasi

Andi Aslam Patonangi
Andi Aslam Patonangi

Peran UMK sangat besar dalam menjaga kondisi ekonomi Indonesia menghadapi resesi global ekonomi dunia.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Sebanyak 14.000 lebih unit usaha mikro dan kecil (UMK) di Sulawesi Selatan menerima nomor induk berusaha (NIB) dari pemerintah pusat. Sulsel merupakan daerah ke 20 yang menerima NIB secara nasional.

Pemberian NIB bagi UMK perseorangan dilaksanakan di Gedung Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Kamis, 22 Desember 2022. NIB itu diserahkan langsung Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia kepada para pelaku UMK.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Aslam Patonangi, mengatakan, ini sebuah kemajuan bagi dunia usaha di Sulsel. NIB memberikan kemudahan berusaha dan meningkatkan daya saing UMK.

Baca Juga

"Semoga dengan adanya NIB, dapat menunjang kegiatan UMK. Karena disamping sebagai identitas berusaha, juga berperan sebagai perizinan tunggal yang memberikan kepastian dan jaminan perlindungan hukum serta menjadi standar legalitas bagi pelaku UMK," ucapnya.

Selain itu, Aslam juga mengapresiasi semangat para pelaku UMK dalam mengurus NIB sebagai cerminan komitmen dan kesungguhan untuk memenuhi segala bentuk perizinan berusaha dengan regulasi yang berlaku.

Aslam mengungkapkan, perkembangan UMK di Sulsel menunjukkan progres serius. Baik kuantitas maupun kualitas produk-produk.

"Kami menyadari bahwa saat ini UMK adalah tulang punggung dan garda terdepan perekonomian nasional pasca pandemi Covid 19. Olehnya itu, saya berharap melalui kegiatan ini, UMK di Sulsel dapat memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan dan ikut berkontribusi membangun dan membangkitkan perekonomian nasional melalui sektor UMK," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, dalam arahannya menilai peran UMK sangat besar dalam menjaga kondisi ekonomi Indonesia menghadapi resesi global ekonomi dunia.

Kondisi itu, lanjutnya, disebabkan UMK mampu berkontribusi dalam peningkatan perekonomian nasional. Salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja yang cukup tinggi.

"Yang menciptakan lapangan pekerjaan, paling banyak itu UMKM. Dari total lapangan pekerjaan 131 juta di Indonesia, UMKM itu berkontribusi 120 juta," tegasnya.

Editor : Muh. Syakir
#UMK Sulsel #Ekonomi Sulsel
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer