BONE, PEDOMANMEDIA - Dalam beberapa hari, marak modus penipuan dengan mencatut nama pejabat Kejaksaan Negeri Bone. Kajari Bone Aksyam mengimbau masyarakat tak tertipu dengan modus itu.
Diketahui, modus penipuan yang dilakukan adalah menghubungi sejumlah kepala OPD, kepala desa dan kepala sekolah di wilayah Kabupaten Bone. Pelaku menghubungi calon korban via WhatsApp dengan memajang foto Kasi Intelijen Bone.
Pelaku menyampaikan bahwa tim dari BPK Perwakilan Provinsi dan Kejaksaan akan turun ke lapangan terkait permasalahan kasus korupsi dan akan melakukan peninjauan lapangan.
Oknum tersebut lalu meminta sejumlah dana untuk kegiatan tersebut. Mereka meminta ditransfer via rekening.
Kepala Kejanksaan Negeri Bone mengimbau kepada semua pihak untuk tidak menanggapi pesan yang mengatasnamakan Kejari.
"Sehubungan hal tersebut, kami juga menyampaikan program-program Kejaksaan seperti pendampingan terhadap kegiatan pemerintah daerah ataupun dana desa dilakukan secara gratis dan tidak dipungut biaya sepeserpun," ungkapnya.
Kasi Intelijen Kejari Bone Andi Hairil Akhmad menambahkan, jika ada informasi terkait hal tersebut silakan melaporkan ke Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Bone.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Kasus Pidana Pemilu yang Jerat Camat Dua Boccoe Bone Resmi Dilimpahkan ke Kejari
-
Mantan Kades Laoni Bone Ditetapkan Tersangka Korupsi APBDes 2019 dan 2020
-
Tingkatkan Profesionalisme Aparat, Kejari Bone Sosialisasi Jaga Desa
-
Kejati Papua Barat Bersama Kejari Bone Amankan 5 DPO Kasus Penangkapan Ikan Ilegal
-
Kejari Bone Sambangi SMA Negeri 9, Ini Tujuannya