MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020 lalu, Partai Golkar mengusung pasangan calon (paslon) nomor urut 4, Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun NH.
Sayangnya, kandidat yang juga usungan PKS dan PAN itu bukan pemenang. Bahkan berdasarkan hasil hitungan cepat (realcount) KPU, Irman-Zunnun berada pada posisi akhir, dengan perolehan suara terendah.
Pasangan nomor urut satulah yang menjadi pemenang, yakni Moh Ramdhan "Danny" Pomanto-Fatmawati Rusdi. Diusung partai NasDem dan Gerindra, dan didukung PBB dan partai Gelora.
Kendati begitu, legislator dari partai pohon beringin, Abd Wahab Tahir bilang, tetap akan mendukung wali kota dan wakil wali kota Makassar terpilih.
Itu kata dia, jika orang nomor satu dan dua Makassar tersebut pro rakyat.
"Semua untuk rakyat. Posisi kami tetap sebagai legislator pro rakyat. Selama wali kota terpilih berbuat untuk rakyat, kami pasti dukung," ujar Wahab yang juga Ketua Komisi D DPRD Makassar, belum lama ini.
"Tetapi kalau tidak (pro rakyat), kami juga pastikan akan melakukan kritik objektif. Yang penting semua untuk rakyat," tambah Sekretaris Golkar Makassar itu.
Hingga berita ini diturunkan, jadwal pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih belum ditetapkan. Ada yang bilang berlangsung di bulan Februari 2020 mendatang.
BERITA TERKAIT
-
Sabtu, KPU Agendakan Ulang Penetapan Danny-Fatma sebagai Kepala Daerah Terpilih
-
KPU Makassar Belum Tetapkan Danny-Fatma di 21 Januari, Ini Alasannya!
-
Jubir Danny-Fatma Sarankan KPU Tetapkan Kepala Daerah Terpilih Secara Virtual
-
Elektabilitas Adama Tinggi Karena Diduga Dicampur Beras, Risman Pasigai: Semoga Bukan dari Sidrap
-
Akademisi Minta Masyarakat Harus Cerdas Amati Hasil Survei