Kamis, 15 Oktober 2020 07:36

Pilwalkot Makassar

Elektabilitas Adama Tinggi Karena Diduga Dicampur Beras, Risman Pasigai: Semoga Bukan dari Sidrap

Politisi Golkar, Risman Pasigai
Politisi Golkar, Risman Pasigai

Risman Pasigai menyinggung soal dugaan pembagian beras yang dilakukan tim Adama. Ia menyinggung soal beras yang berasal dari Sidrap.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Politikus Golkar Sulsel Risman Pasigai menyindir pasangan calon nomor urut 1, Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi (Adama) yang elektabilitasnya unggul berdasarkan hasil survei CRC baru-baru ini. Tingginya elektabilitas Adama karena ada dugaan politik uang bermodus pembagian beras yang semoga saja, kata dia bukan berasa dari Sidrap. 

Dugaan pelanggaran Pemilu sekaligus pelanggaran pidana dari Adama itu sendiri tengah berproses di Bawaslu Makassar. Bahkan, informasi terakhir dugaan politik uang Adama dilimpahkan ke Sentra Gakkumdu Polrestabes Makassar. 

"Kalau hasil survei elektabilitas calon itu tinggi ya wajar, jangan heran karena dicampur-campur dengan beras. Kita lihat saja, apakah cara itu bisa berhasil di Makassar, apalagi kan sudah diproses di Bawaslu," kata Risman, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga

"Pola calon di Pilkada dengan membagikan materi atau beras memang sangat marak, semoga berasnya itu bukan beras dari Kabupaten Sidrap yang kualitasnya sangat bagus, karena di Makassar beras Sidrap banyak saingannya sebagai ibu kota provinsi," tegas aktivis 98 ini.

Risman mengimbuhkan, publik tentunya menaruh harapan besar kepada Bawaslu dan Gakkumdu dapat mengusut tuntas dugaan politik uang yang bermodus pembagian beras oleh tim relawan calon.

"Kalau memang terbukti sejatinya Bawaslu segara menindak dan menegakkan aturan termasuk mendiskwalifikasi calon tersebut. Jangan biarkan Makassar dilumuri dengan beras," tegasnya.

Diketahui, Paslon Adama dilaporkan atas dugaan melakukan politik uang bermodus bagi-bagi beras oleh Paslon nomor urut 2, Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman). Laporan itu dimasukkan ke Bawaslu Makassar sebelum akhirnya dilimpahkan ke Sentra Gakkumdu Polrestabes Makassar. 

Laporan resmi ke Bawaslu Makassar ditandai dengan tanda bukti penerimaan laporan Nomor: 013/LP/PW/KOT/27.01/X/2020. Laporannya ini terkait dugaan tindak pidana dan atau administrasi Pilkada.

Pelapor juga menyerahkan sejumlah bukti. Bukti tersebut berupa rekaman video adanya paket sembako berupa beras yang diangkut dengan mobil boks dan diturunkan di salah satu rumah yang diduga sebagai salah satu posko Adama di wilayah Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang.

Penulis : Kheky
Editor : Jusrianto
#Golkar #Risman Pasigai #Pilwalkot Makassar 2020 #Adama
Berikan Komentar Anda