Kamis, 14 Desember 2023 12:01

Dikritik Air tak Ngalir Berbulan-bulan, Direktur PDAM Tator: Lapor mi Bupati, Saya tidak Takut

Dikritik Air tak Ngalir Berbulan-bulan, Direktur PDAM Tator: Lapor mi Bupati, Saya tidak Takut

Karena itu warga mendesak Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung mengevaluasi kinerja Direktur PDAM Frans Mangguali.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Warga Tondon Mamullu, Kecamatan Makale, Tana Toraja mengeluhkan air PDAM yang sudah berbulan-bulan tidak mengalir. Mereka juga menyesalkan pihak PDAM yang tak kunjung memberi solusi.

"Sudah berulangkali kami laporkan dan minta solusi, tapi tak ditanggapi. Kami bingung. Dulu alasannya kemarau. Ini sudah musim hujan tapi masih belum mengalir juga," ujar Omega, salah seorang warga Tondon Mamullu.

Menurut Omega, pihak PDAM mengaku, pipa yang menjadi akses ke Tondon Mamullu tak bisa lagi dialiri air. Laporan warga terkesan diabaikan.

Baca Juga

"Kasian kami masyarakat di sini sudah berbulan-bulan tidak dapat air. Kami sudah sampaikan sama orang PDAM namun tidak ada responnya. Katanya, papinya sudah tidak bisa dialiri air," terang Omega.

Karena itu warga mendesak Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung mengevaluasi kinerja Direktur PDAM Frans Mangguali.

"Kalau perlu itu direkturnya diberhentikan. Karena tidak bisa melayani warga dengan baik. Kami layankan surat. Tak direspons. Saya juga sudah bikin surat terbuka di media sosial. Tetap saja tak digubris," kata Omega.

Berikut ini beberapa penggalan isi surat Omega ke PDAM:

"Kepada Yth: Dirut PDAM Tana Toraja, Jeritan hati. Menanggapi statement dari beberapa pegawai PDAM tentang air yang katanya sudah tak bisa mengalir ke Tondon Mamullu. Sebagai salah satu pelanggan PDAM saya ingin bertanya. Apakah kami memang tidak bisa lagi menikmati air bersih seperti pelanggan yang lainnya. Apa kira-kira solusi dari Direktur PDAM?," tulisnya.

"Bapak-bapak yang terhormat kami butuh air. Semenjak kemarau sampai sekarang baru 2 kali air mengalir," ketusnya.

Sementara Direktur PDAM Frans Mangguali yang dikonfirmasi mengaku tidak takut dengan desakan masyarakat tersebut. Ia mempersilakan warga melaporkannya ke Bupati Tator.

"Kasih tahu mi itu masyarakat segera laporkan mi saya ke bupati tidak ada masalah ji. Saya sudah berapa kali juga dilapor ke bupati tapi saya tetap jadi direktur sampai sekarang," ucap Frans.

Frans mengaku tidak takut jika harus diadukan ke Bupati Theofilus.

"Biar sedikit pun saya tidak takut karena bukan cuma kali ini saya dilaporkan ke bupati. Sudah sering kali. Kalau mereka mengeluh soal air silakan datang ke kantor jangan ke bupati," tandas Frans.

 

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#PDAM Tator
Berikan Komentar Anda