20 Sudah Ditangkap, Densus Masih Buru Jaringan Teroris Sulsel
Polda Sulsel memastikan keamanan Sulsel secara umum kondusif. Masyarakat diharapkan tidak terlalu khawatir pascapenyergapan teroris di beberapa tempat.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Densus 88 Antiteror masih memburu sisa sisa jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Sulsel. Setelah menangkap 20 orang, beberapa kaki tangan mereka kini dalam pengejaran.
"Sekarang relatif terkendali. 20 orang yang ditangkap ini adalah pentolan pentolan JAD," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan, Jumat (8/1/2021).
Polda Sulsel memastikan keamanan Sulsel secara umum kondusif. Masyarakat diharapkan tidak terlalu khawatir pascapenyergapan di beberapa tempat.
Penyergapan kelompok teroris JAD diawali di Villa Mutiara, Makassar. Penyergapan itu menewaskan dua orang. Selanjutnya, penangkapan berlanjut di beberapa kabupaten. Terakhir penangkapan dilakukan di Enrekang.
Sebelumnya Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam menyebut 20 terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah ( JAD) Sulsel ditangkap Densus 88 Mabes Polri bersama Polda Sulsel, Rabu (6/1/2021), di lima lokasi berbeda.
Merdisyam mengatakan, lima lokasi penangkapan itu berada di tiga kabupaten berbeda. Namun, mereka semua berasal dari satu jaringan JAD dan berafiliasi dengan ISIS.
Selain di perumahan Villa Mutiara Cluster Biru yang menyebabkan MR dan SA meningga dunia, tim gabungan Densus 88 Mabes Polri dan Polda Sulsel juga mengamankan beberapa terduga teroris di Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan, Biringkanaya, Makassar.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
