TATOR, PEDOMANMEDIA - Terminal Makale dan rumah jabatan (rujab) Ketua DPRD Tator Welem Sambolangi terendam banjir, Kamis pagi (07/03/3034). Banjir disebabkan meluapnya anak sungai akibat tertutup material longsor beberapa hari lalu.
Ketua DPRD Tator Welem Sambolangi mengatakan, banjir disebabkan salah satu anak sungai yang ada di dekat Terminal Makale meluap. Menurutnya, luapan itu terjadi akibat material longsor yang menutup aliran anak sungai.
"Iya banjir, masuk sampai di kamar dan masuk di ruang tamu," ujar Welem, kepada PEDOMANMEDIA, Kamis (07/03/2024).
Diungkapkan Welem, ketinggian air masih bisa dilewati dan terkendali dengan adanya resapan air di belakang rujab. Air masih mengalir turun ke sawah yang ada dibelakang rujab sehingga air bisa surut lebih cepat.
"Bisa ji karena untung airnya masih bisa tembus ke belakang dan di belakang ada resapan air. Dan airnya sampai turun di sawah-sawah, untung masih ada sawah di belakang jadi air meresap ke sawah juga," kata Welem.
Welem menceritakan, penyebab banjir di terminal Makale dan rujab disebabkan salah satu anak sungai (saluran air) yang tertutup material longsor. Sehingga air meluap ke dalam terminal dan juga merendam rujab.
"Iya kan ada anak sungai tertutup karena longsor jadi akhirnya air meluap masuk di terminal dan masuk di rujab. Sudah mulai surut," tutup Welem.
BERITA TERKAIT
-
Satpol PP Tebang Pilih Bongkar Bangunan, Ketua DPRD Tator: Saya akan Ributi
-
Ketua DPRD Tator Jenguk Wartawan PEDOMANMEDIA yang Dirawat di RS Sinar Kasih
-
Momen Natal Oikumene, Welem Sambolangi Suarakan Lagi Pemekaran Toraja Barat
-
3 Anggota DPRD tak Hadiri Perayaan HUT Tator, Welem: Semua Diundang
-
Ketua DPRD Tator Terciduk Bawa Randis ke Posko Nivi, Platnya Diganti