Jusrianto : Selasa, 19 Januari 2021 16:48
Tim Frans-Bro saat menyambangi Polres Nabire.

NABIRE, PEDOMANMEDIA - Tim Pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nabire nomor 3 Fransiskus Xaverius Mote-Tabroroni Bin M Cahya (FransBro) mendatangi di Mapolres dan Kejaksaan Nabire, Selasa ( 19/01/2021). Mereka mendesak kasus OTT di Pilkada Nabire ditindaklanjuti.

Beberapa perwakilan dari Tim masing-masing yaitu mewakil Kepala Suku Doga, tokoh Intelektual Martinus Adii, Kepala Suku Pesisir dan Kepulauan Isak Sayori dan Geradus Raubaba, mewakili Tim Koalisi Nabire Bangkit Petrus Asso, Ketua Umum Relawan Alex Pigai, Koordinator Relawan Deiyai Jhon Mote dan Koordinator Relawan Dogiyai Agus Tebai.

Martinus Adiii, mewakili tokoh Intelektual mengungkapkan Tim paslon nomor urut 3 mendatangi di Polres dan Kejaksaan untuk segera digelar perkara kasus OTT.

"Orang -orang ditangkap yang melakukan kecurangan Pilkada ini harus diproses cepat," tegas Martinus .

Menurut Martinus, sejak awal pada Pilkada Nabire Paslon 3 sudah menyatakan sikap dengan Pilkada yang jujur, adil, aman dan yang sesuai dengan aturan PKPU.

"Ini bukan karena KPU bersepakat dengan 7 poin itu, tapi kami punya komitmen sudah jelas bahwa Paslon 03 tetap semua tahapan harus benar, jujur dan adil tanpa adanya main curang, pemukulan, perampasan suara, money politik, memindahkan suara. Hal ini telah dibuktikan pada 9 Desember 2020 Lalu," jelasnya.

Adii mengungkapkan sebelumnya pihaknya telah menyampaikan kepada KPU, Bawaslu dan publik bahwa adanya kejanggalan-kejanggalan yang ditemukan seperti DPT bermasalah jumlah penduduk 1.072 sedangkan DPT 1.078 .

"Ternyata setelah kami cek di Dukcapil membuktikan bahwa DPT yang sebenarnya adalah 1.015," katanya.

Mewakil Kepala Suku, Doga menuturkan bahwa pihaknya ke Polres dan Kejaksaan untuk mengecek OTT atau tangkap tangan itu sejauh mana prosesnya dan tindaklanjutnya.

"Setelah kami cek di Polres dan Kejaksaan ternyata dalam proses penanganan . Sehingga kami berharap kasus ini secepatnya diselesaikan karena sangat berpengaruh ditingkat atas," jelas dia .

Kepala Suku Pesisir Geradus Raubaba mengatakan pihaknya mau Nabire harus dipimpin oleh orang yang jujur, adil dan takut akan Tuhan .

"Supaya Nabire itu ada perubahan menjadi Nabire yang baik. Karena awal menentukan misalnya kalau pemimpin dihasilkan melalui kecurangan pasti Nabire juga akan kekacauan " harapnya.