JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyebut sudah ada 34.200 menggelar pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19. Sisanya, 186.552 sekolah masih menggelar pembelajaran jarak jauh.
"Sampai saat ini ada 15 persen atau 34.200 sekolah dari semua satuan pendidikan kita, sedangkan 186.552 sekolah atau 84,5 persen belajar dari rumah," kata Nadiem Makarim saat rapat bersama Komisi X DPR secara virtual, Rabu (20/1/2021)
Meskipun begitu, Nadiem menilai tingkat keinginan pemerintah daerah untuk melakukan pembelajaran tatap muka masih rendah. Apalagi daerah yang menjadi kluster Covid-19.
"Walaupun kita sudah memberikan otoritas kepada Pemda untuk tatap muka tingkat kemauan masih cukup rendah apalagi di daerah yang cukup besar," tambahnya.
Ia merinci kluster yang menjadi penyebaran Covid-19 yakni di DKI Jakarta hanya 1 persen tatap muka, Surabaya 3 persen, Bandung 3 persen, Medan 6 persen dan Palembang 5 persen.
Sedangkan di tingkat perguruan tinggi, Nadiem Makarim menyebut 60 persen masih menjalani pembelajaran jarak jauh. Menurutnya, perguruan tinggi yang belajar tatap muka hanya yang membutuhkan praktik.
"Hampir 60 persen masih full daring, 40 persen melakukan hybrid learning di mana beberapa hal yang membutuhkan equipment datang langsung tapi kuliahnya online," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
SD Negeri Jinato 68 Selayar Raih Capaian Literasi 400 Persen dari Kemendikbud
-
Kemendikbud: 2023-2024 akan Tuntas Pengangkatan Guru Honorer jadi ASN
-
Kemendikbud Janji Lanjutkan Bantuan Kuota Internet Pendidikan September Mendatang
-
Ujian Semester di Bantaeng Jadi Barometer Sekolah Tatap Muka
-
Jelang Sekolah Tatap Muka, Hidayat: Pendidikan Kita Hilang Arah, Disdik Harus Jemput Bola