Kamis, 21 Januari 2021 07:53

Molor Lagi, Kereta Api Makassar-Parepare Baru Kelar 2024

Jalur kereta api Makassar-Parepare kembali mandek karena pembebasan lahan tak kelar.
Jalur kereta api Makassar-Parepare kembali mandek karena pembebasan lahan tak kelar.

Proyek kereta api Makassar-Parepare menjadi prioritas sejak 2019. Akan tetapi proses pembebasan lahan beberapa titik di jalur yang dilalui mandek.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kementerian Perhubungan memproyeksi jalur kereta api Makassar-Parepare baru memungkinkan rampung pada 2024. Sengkarut pembebasan lahan membuat target ini kembali molor.

"Kita estimasi tahun 2024 sudah bisa rampung. Kendalanya sekarang adalah progres pembebasan lahan. Harus bisa dipercepat," ujar Sekretaris Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulmafendi dalam dengan otoritas terkait, Rabu (20/1/2021).

Zulmafendi menuturkan, proyek ini sebenarnya menjadi prioritas sejak 2019. Akan tetapi proses pembebasan lahan beberapa titik di jalur yang dilalui mandek.

Baca Juga

Akibatnya, penyelesaian fisik rel mengalami kendala. Karena itu, Zulmafendi mendorong pemda untuk melakukan pendekatan ke masyarakat.

"Agar ini menjadi perhatian. Karena akses harus terintegrasi. Semua daerah yang dilalui membutuhkan penyelesaian pembebasan cepat," paparnya.

Saat ini terdapat 1.600 lebih bidang yang dikonsinyasi dan 800 bidang bisa diselesaikan. Artinya masih ada lahan yang harus diselesaikan. Dan mestinya rampung tahun ini.

"Sehingga tahun depan tak ada lagi masalah soal lahan. Kita fokus selesaikan fisik," ucap Zulmafendi.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat mengatakan, saat ini pemprov tengah mempersiapkan infrastruktur pendukung yang terintegrasi. Hadirnya kereta api diharapkan jadi pendorong pundi pundi ekonomi rakyat.

Diakuinya salah satu kendala dalam pembangunan jalur kereta api ini adalah pembebasan lahan. Kemudian, infrastruktur pendukung terintegrasi harus dituntaskan pemerintah.

"Stasiun harus jelas. Kemudian jalan pendukung. Ini semua butuh kepastian. Dan itu hanya bisa berlanjut saat lahan selesai dibebaskan," kata Hayat.

Editor : Muh. Syakir
#Kementerian Perhubungan #Kereta Api Makassar-Parepare #Pemprov Sulsel
Berikan Komentar Anda