Rabu, 05 Juni 2024 13:47

DPRD Tator Minta Direktur RS Lakipadada Farma Lelepadang Mundur: Dia Gagal!

Randan Sampe Toding
Randan Sampe Toding

Saat ini kata Randan, RS Lakipadada terlihat kumuh. Sejumlah toilet juga tidak berfungsi.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Golkar, Randan Sampe Toding meminta Direktur RS Lakipadada, Farma Lelepadang mundur dari jabatannya. Farma dinilai telah gagal mengangkat reputasi RS Lakipadada.

"Kami nilai dari berbagai aspek, Direktur (Farma Lelepadang) sudah gagal. Kami minta dia mundur," tandas Randan, Rabu (5/6/2024).

Randan menjelaskan, indikator kegagalan Farma terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Pertama, kebersihan RS sangat memperihatinkan.

Baca Juga

Kedua, kualitas pelayanan mengalami banyak kemunduran. Menurut Randan, Farma juga tidak mampu mengangkat reputasi RS Lakipadada menjadi rumah sakit representatif.

"Tidak ada kemajuan sama sekali. Pengelolaan rumah sakit mulai dari kebersihan sampai parkiran semua amburadul," tegas Randan.

Saat ini kata Randan, RS Lakipadada terlihat kumuh. Sejumlah toilet juga tidak berfungsi.

"Toilet rusak, parkiran amburadul. Akibatnya menggangu fasilitas umum karena pengunjung parkir kendaraannya di jalan raya," jelas Randan.

Randan juga mengkritisi Farma yang tidak berani melakukan terobosan.

"Di sana itu ada uang namun direktur takut mengambil kebijakan untuk pembenahan rumah sakit. Selama dr Farma selaku direktur di sana tidak pernah ada pembenahan di sana padahal banyak yang mestinya di benahi namun direktur tidak benahi. Sehingga pasien pada lari ke rumah sakit swasta karena lebih nyaman," katanya.

Randan mengeluhkan Farma yang sulit diajak berkomunikasi.

"Susah komunikasi dengan direkturnya dan suka mangkir dari panggilan DPRD kalau ada rapat-rapat! Karenanya kita berasumsi, direktur ini sudah tak layak dipertahankan. Harus diganti," imbuhnya.

 

Editor : Muh. Syakir
#DPRD Tator
Berikan Komentar Anda