Senin, 25 Januari 2021 20:13

162 Warga Positif Covid-19, Status Maluku Tenggara jadi Zona Merah

Kepala Dinas Kesehatan Maluku Tenggara, Katrinje Notanubun.
Kepala Dinas Kesehatan Maluku Tenggara, Katrinje Notanubun.

Dari ratusan kasus itu, sudah ada 106 orang yang dinyatakan sembuh, sudah negatif.

MALRA, PEDOMANMEDIA - Kasus Covid-19 di Maluku Tenggara (Malra) kembali mengalami peningkatan. Per Senin 25 Januari, terkonfirmasi sebanyak 162 kasus warga yang terpapar.

Dengan rincian, sembilan meninggal dunia, 35 sedang dirawat, 26 tengah karantina, dan 17 lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah. Dan 101 orang dinyatakan sembuh, sudah negatif.

Atas kondisi tersebut, pemerintah menetapkan status kedaruratan di wilayah Malra. Yang sebelumnya berada pada zona orange, menjadi zona merah.

Baca Juga

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Malra, Katrinje Notanubun pun terus mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Mari kita lakukan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Ikutilah anjuran-anjuran yang disampaikan oleh tenaga kesehatan. Kalau misalnya ada yang masuk rumah sakit lalu dilakukan tes swab, itu bukan karena kami mau meng-covid-kan orang," tegas dia mengimbau.

Dia menjelaskan, tes swab itu dilakukan untuk menditeksi lebih jauh tingkat penyebaran Covid-19. Sehingga penanganannya pun akan jauh lebih mudah dan dapat teratasi sedini mungkin.

"Kami ingin mencari sebanyak mungkin kasus, tapi yang masih ringan. Hal ini supaya penanganannya lebih mudah. Contohnya seperti mereka yang kini dirawat di karantina Ngilngof," pungkasnya. (*/DANIEL MITUDUAN)

Editor : Budi Santoso
#Zona Merah Covid-19 #Dinas Kesehatan Maluku Tenggara
Berikan Komentar Anda