Minggu, 19 April 2026 13:46

Lepas 626 CJH, Bupati Maros Cerita Perjuangan Panjang Hingga dapat Tambahan Kuota 100%

Lepas 626 CJH, Bupati Maros Cerita Perjuangan Panjang Hingga dapat Tambahan Kuota 100%

Chaidir menitipkan doa dan harapan bagi seluruh jemaah agar diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah haji.

MAROS, PEDOMANMEDIA - Sebanyak 626 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Maros resmi dilepas oleh Bupati Maros Chaidir Syam, Sabtu (18/4/2026). Pelepasan ratusan jemaah ini dilakukan menjelang penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Maros.

Dalam sambutannya, Chaidir menyebut jumlah jemaah tahun ini mencatatkan sejarah baru karena mengalami peningkatan signifikan hingga hampir 100 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau kuota biasanya minimal di angka 300-an, tapi tahun ini peningkatannya luar biasa. Ini adalah jawaban atas penantian panjang masyarakat,” ujar Chaidir.

Baca Juga

Ia mengungkapkan, tidak sedikit warga Maros yang telah menunggu hingga lebih dari 20 tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci.

Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, komposisi CJH tahun ini didominasi perempuan sebanyak 409 orang, sementara laki-laki berjumlah 217 orang. Total jemaah tersebut akan terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, mengatakan salah satu yang menjadi perhatian pada musim haji tahun ini adalah keberadaan Kloter 14 yang seluruhnya diisi oleh jemaah asal Maros.

“Kloter 14 ini berbeda karena tidak bergabung dengan daerah lain. Seluruhnya warga Maros dengan jumlah 387 jemaah,” jelasnya.

Ia menambahkan, persiapan pemberangkatan jemaah hampir rampung. Sesuai jadwal, CJH Maros akan mulai masuk ke Asrama Haji Sudiang pada 30 April 2026 dan dijadwalkan terbang perdana pada 1 Mei 2026.

Chaidir juga mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang dinilai mampu mempercepat masa tunggu keberangkatan haji.

“Berkat perubahan mekanisme dari pemerintah pusat, sisa masa tunggu kini menjadi lebih singkat, tersisa sekitar 10 tahun. Ini sangat membantu masyarakat,” katanya.

Di akhir sambutannya, Chaidir menitipkan doa dan harapan bagi seluruh jemaah agar diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah haji.

“Kami mendoakan seluruh jemaah mulai dari tanah air hingga di Madinah dan Makkah senantiasa diberi kesehatan, kelancaran, dan kembali sebagai haji yang mabrur,” pungkasnya.

Editor : Muh. Syakir
#Pemkab Maros
Berikan Komentar Anda