Jumat, 04 Oktober 2024 06:02

Ada Potensi Muncul Aliran Menyimpang, Tim Pakem Wajo Perketat Pengawasan

Rapat koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem).
Rapat koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem).

Berbagai elemen juga memberi masukan terkait langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan untuk memperkuat pengawasan.

SENGKANG, PEDOMANMEDIA - Kejaksaan Negeri Wajo menggelar rapat koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem), Kamis 3 Oktober 2024. Rapat yang digelar di Aula Kejari Wajo ini dihadiri oleh berbagai unsur.

Rakor bertujuan menyatukan persepsi mengenai perkembangan aliran kepercayaan dan keagamaan. Mereka yang hadir yakni Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan dari Kodim 1406/Wajo, Polres Wajo, Kantor Kementerian Agama dan Forum Kerukunan Umat Beragama.

Rakor dipimpin oleh Kajari Wajo Andi Usama Harun selaku Ketua Tim Pakem. Menurut Andi Usama, pertemuan antarunsur penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam rangka melakukan pengawasan terhadap aliran kepercayaan dan aliran keagamaan di wilayah Kabupaten Wajo.

Baca Juga

"Hal ini penting dilakukan untuk menjaga kondusivitas dan ketertiban masyarakat, serta mencegah munculnya aliran-aliran yang menyimpang dan berpotensi meresahkan masyarakat," jelas Usama.

Usama menjelaskan, Kabupaten Wajo

terdiri dari 14 kecamatan, 48 kelurahan dan 142 desa, dengan jumlah penduduk sekitar 389,05 ribu jiwa (data Badan Statistik Provinsi Sulawesi Selatan), berpotensi munculnya aliran-aliran kepercayaan dan aliran keagamaan yang menyimpang.

Oleh karena itu, diperlukan kewaspadaan dan sinergi dari semua pihak untuk mengawasinya. Pengawasan terhadap aliran kepercayaan dan aliran keagamaan bukan hanya tugas Kejaksaan, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama semua pihak.

Rapat koordinasi ini diisi dengan berbagai paparan dan diskusi terkait dengan situasi dan kondisi terkini aliran kepercayaan dan aliran keagamaan. Berbagai elemen juga memberi masukan terkait langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan untuk memperkuat pengawasan.

Usama dalam paparannya berharap pertemuan ini menghasilkan langkah-langkah konkret dan efektif dalam rangka menjaga kondusivitas dan ketertiban masyarakat.

"Agar ke depan kita bisa mencegah munculnya aliran-aliran kepercayaan dan aliran keagamaan yang menyimpang. Tetapi sekali lagi ini menjadi tanggung jawab bersama," imbuh Usama.

Editor : Muh. Syakir
#Tim pakem #Kejari Wajo
Berikan Komentar Anda