TATOR, PEDOMANMEDIA - Warga di Kelurahan Pantan, Kecamatan Makale, Tana Toraja (Tator) mengeluhkan layanan air bersih.
Lima hari belakangan ini, air milik perusahaan daerah PDAM itu tidak mengalir. Padahal warga di Pantan secara rutin membayar uang retribusi.
Hal itu dikeluhkan warga setempat, AD (35). Yang berharap ada solusi dari perusahaan plat merah milik Pemkab Tator itu.
"Ini sudah lima hari air minum milik PDAM Tator tidak mengalir. Padahal kami lancar ji kami bayar. Dan kami juga kena denda kalau kami lambat membayar. Tapi sekarang airnya tidak mengalir. Namun pihak PDAM tidak merespons masalah ini. Dan saya sudah hubungi namun sampai sekarang belum ada responsnya. Dan sekarang kami kewalahan air, " pungkasnya kepada PEDOMANMEDIA, Rabu (27/01/2021).
Sementara itu, Dirut PDAM Tator, Frans Mangguali tidak terlalu banyak bicara merincikan penyebab pasti terputusnya pendistribusian air bersih itu.
Dia hanya bilang, telah menerima keluhan warga di Pantan.
"Ia benar sudah beberapa hari air tidak mengalir di Pantan, karena ada masalah sedikit. Dan saya juga sudah dihubungi warga dan diancam mau dilapor ke bupati. Tapi saya bilang silakan lapor saya ke bupati dan saya juga tidak takut," jelasnya singkat via telepon seluler.
BERITA TERKAIT
-
Sekda Tator Minta Direktur PDAM Terbuka Soal Pendapatan: Jangan Kucing-kucingan
-
Direktur PDAM Tator Bantah Intimidasi Jurnalis PEDOMAN MEDIA, Sebut Salah Paham
-
Dikritik Air tak Ngalir Berbulan-bulan, Direktur PDAM Tator: Lapor mi Bupati, Saya tidak Takut
-
Kapus Bittuang Berang Disebut Nunggak Air Berbulan-bulan: Direktur PDAM Tator 'Asbun'
-
Diminta Mundur, Direktur PDAM Tator Marah: Tanya Bupati Suruh Ganti Saya