Selasa, 02 Februari 2021 08:10

Moeldoko tak Bantah Ingin Kudeta AHY: Jangan Bawa-bawa Jokowi

Moeldoko
Moeldoko

Moeldoko sendiri tak mau terlalu reaktif dengan isu itu. Ia memilih membiarkannya bergulir dan menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko angkat bicara soal isu pengambilalihan Partai Demokrat dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Berbicara malam tadi, Moeldoko tak membantah tudingan itu.

"Tapi tolong jangan bawa-bawa Pak Jokowi. Beliau tidak tahu apa-apa. Ini bukan Istana. Ini Moeldoko pribadi," tegas Moeldoko saat menyampaikan keterangan pers secara virtual, Senin malam (1/2/2021).

Moeldoko memberi beberapa statemen mengenai skenario pengambilalihan Partai Demokrat. Ia lantas meminta Partai Demokrat agar tidak menghubungkan isu ini dengan Jokowi.

Baca Juga

"Jangan dikit-dikit Istana. Jangan ganggu Pak Jokowi. Sekali lagi ini bukan Moeldoko sebagai KSP," tutur Moeldoko.

Moeldoko menceritakan, isu ini mencuat berawal dari foto dirinya dengan beberapa orang. Foto itu diambil saat orang orang itu menemuinya. Hanya saja Moeldoko tak merinci siapa orang orang yang ia maksud.

Hanya saja, orang-orang itu datang kepadanya dan menceritakan persoalan di Partai Demokrat. Dari foto foto itulah muncul isu kudeta terhadap AHY.

"Ya mungkin dasarnya foto-foto. Ya Orang ada dari Indoensia timur ada dari mana-mana kan datang ke sini mungkin pengin foto sama saya. Ya saya terima saja. Apa susahnya," ujar Moeldoko.

Moeldoko menyindir AHY yang dianggap terlalu reaktif. Menurutnya pemimpin harusnya kuat. Jangan mudah terbawa perasaan dan terombang-ambing.

Menurut Moeldoko, dirinya sendiri tak mau terlalu reaktif dengan isu itu. Ia memilih membiarkannya bergulir dan menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.

"Kita lihat saja besok besok bagaimana. Saya nda mau reaktif. Harusnya kan begitu. Saya menunggu saja," imbuhnya.

Editor : Muh. Syakir
#Partai Demokrat #Moeldoko #AHY #Moeldoko Kudeta AHY #Presiden Jokowi
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer