Satpol PP Torut Razia Besar-besaran, Puluhan Bangunan Kena Gusur
Rianto menjelaskan penertiban ini bukan sekadar estetika. Tapi juga mereka berdiri pada titik titik terlarang yang bisa memicu terjadinya banjir
TORUT, PEDOMANMEDIA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Toraja Utara melakukan penertiban lapak besar--besaran di sejumlah titik, Senin (24/03/2025/). Penertiban menyasar wilayah bantaran sungai dan sejumlah bangunan dan pedagang kaki lima (PKL) di jalur-jalur terlarang.
"Hari ini Satpol PP turun lapangan tertibkan PKL se-Toraja Utara. Yang mereka langgar Perda No 16 Tahun 2013 tentang Ketertiban Umum. Penertiban akan terus kita lanjutkan," ujar Kepala Satpol PP Torut Rianto Yusuf, kemarin.
Rianto menjelaskan, banyak bangunan berdiri tanpa memperhatikan estetika dan aturan. Terutama yang berdiri pada bantaran sungai dan jalur-jalur protokol.
Kata Rianto, pihaknya masih menargetkan razia pada beberapa titik di semua kecamatan.
"Masih ada juga sejumlah bangunan yang belum sempat kami tertibkan karena IMB mereka belum habis. Nanti kalau sudah habis selama 5 tahun baru kami tertibkan," ungkap Rianto Yusuf.
Rianto menjelaskan penertiban ini bukan sekadar estetika. Tapi juga mereka berdiri pada titik titik terlarang yang bisa memicu terjadinya banjir.
"Saya berharap agar masayarakat yang diterbitkan lapaknya bisa menerima dengan lapang dada, karena ini lapak yang akan kita tertibkan sekitar 20 lapak di Toraja Utara ini sudah mulai rawan banjir dan macet," beber Rianto Yusuf.
