Sabtu, 29 November 2025 10:37

Belum Sebulan Dilantik, Anak Buah Bupati Frederik Ditangkap Kasus Korupsi

Elisabeth saat digiring menuju Rutan Makale.
Elisabeth saat digiring menuju Rutan Makale.

Elisabeth resmi ditahan Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Jumat, 28 November 2025.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Toraja Utara, Elisabeth ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) 2024. Elisabeth terjerat kasus korupsi semasa menjabat Kadis Kesehatan Toraja Utara.

Elisabeth resmi ditahan Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Jumat, 28 November 2025. Terpantau, Elisabeth keluar dari pintu kantor cabang Kejari di Rantepao, menggunakan baju tahanan. Ia kemudian digiring menuju Rutan Kelas II B Makale.

"Penahanannya dimulai hari ini, jumat, 28 November 2025 dan tersangka telah dibawa ke Rutan Kelas IIB Makale Tana Toraja untuk menjalani masa tahanan selama 20 hari ke depan,” kata Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kejari)Tana Toraja, Alexander Tanak Kepada PEDOMANMEDIA, Sabtu, 29 November 2025.

Baca Juga

Sebelumnya, Kejari Cabang Tana Toraja telah menahan 2 Aparatur Sipil Negara pada Dinas Kesehatan Toraja Utara dalam kasus yang sama. Inisialnya adalah ASP dan ARP.

Alexander menjelaskan bahwa pada tahun 2024 mendapatkan Alokasi Anggaran Bantuan Operasional Kesehatan Dinas Kesehatan senilai Rp.5.161.554.000,- (Lima milyar seratus enam puluh satu juta lima ratus lima puluh empat ribu rupiah).

"Dari total Dana BOK sebesar Rp.5.161.554.000,- kemudian total realisasi anggaran hanya Rp.4.176.353.870 atau sebesar 80,91%," jelas Alexander.

"Setelah Penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi - saksi, ternyata tim penyidik menemukan berbagai bentuk penyimpangan antara lain adanya penyimpangan dalam Pengadaan Barang Jasa seperti pengadaan sewa gedung, paket Meeting, pencairan anggaran dengan membuat nota pertanggungjawaban fiktif, pencairan anggaran perjalanan dinas fiktif, permintaan pengembalian uang yang sudah ditransfer ke pihak ketiga (cash back), serta adanya pencairan anggaran yang bertentangan dengan ketentuan Perundang - Undangan yang mengakibatkan terjadinya kerugian keuangan negara," ungkap Alexander.

Elisabeth sendiri belum genap sebulan dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Toraja Utara. Ia dilantik Bupati Frederik Victor Palimbong bersama puluhan pejabat eselon II dan III.

Penulis : Gista
Editor : Muh. Syakir
#Bupati Torut Frederik Victor Palimbong #Kadis Torut tersangka korupsi
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer