Senin, 22 Februari 2021 17:54

Bupati Malra Harap AMGPM Mampu Menopang Visi Misi Pemerintah

Bupati Malra Thaher Hanubun.
Bupati Malra Thaher Hanubun.

Menurut Thaher, revolusi industri 4.0 hendaknya dapat disikapi dengan arif dan bijaksana. AMGPM hendaknya juga dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam memberikan layanan organisatoris yang lebih moderen.

MALRA, PEDOMANMEDIA - Bupati Maluku Tenggara (Malra) Thaher Hanubun berharap Konferda IX AMGPM dapat menopang visi-misi pemerintah. Thaher Hanubun mengatakan AMGPM tengah diperhadapkan pada tuntutan untuk menunjukan peran aktif, kreatif, kritis, sistematis, transparan, dan akuntabel.

Perubahan ke arah yang lebih baik oleh AMGPM adalah suatu keharusan dalam menampakan pilihan konstruktif yang hendak menyesuaikan eksistensinya dengan tuntutan zaman dan modernitas.

"Menghadapi tuntutan seperti ini, AMGPM diperhadapkan pada kondisi subjektjf yang menuntut perhatian serius untuk membangun solidaritas dan soliditas sejati baik antar umat Kristen dengan umat beragama lain dalam Komunitas hidupnya," ungkapnya.

Baca Juga

Kata Thaher, AMGPM adalah organisasi kader yang terbentuk untuk melayani umat. Untuk itu AMGPM dituntut untuk benar-benar mempersiapkan kader-kadernya untuk melayani umat kristiani dalam berbagai profesi yang dimiliki.

"Kader AMGPM hendaknya dapat mengimplementasikan dialog sebagai

pilar penyelesaian utama suatu permasalahan. Tentu tidak harus dimaknai sebagaj upaya ke arah kompromif tetapi lebih sebagai jalan untuk mendialogkan berbagai persoalan yang dihadapi," tuturnya.

Pemkab Malra menyambut baik pelaksanaan Komferda IX AMGPM Daerah Kei Kecil dan Kota Tual yang dilaksanakan hari ini, dimana Jemaat Sion Tual menjadi tuan rumahnya.

"AMGPM diharapkan senantiasa menjadi corong pewarta suka cita yang mendamaikan dunia. Serta menjadi organisasi yang eksis sebagai organisasi lokal yang berorientasi global, terlebih dalam menyikapi persoalan maraknya berita-berita hoax maupun ujaran kebencian," papar Thaher.

Menurut Thaher, revolusi industri 4.0 hendaknya dapat disikapi dengan arif dan bijaksana. AMGPM hendaknya juga dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam memberikan layanan organisatoris yang lebih moderen.

Namun disisi lain, media sosial sebagai produk strategis revolusi industri telah disusupi oleh konten-konten yang mengancam eksistensi relasi sosial yang menjadi kekayaan Bumi Larwul Ngabal. Hal ini juga diharap dapat menjadi perhatian serius semua.

"Pemkab Malra sangat mengharapkan, agar Konferda IX AMGPM Daerah Kei Kecil dan Kota Tual dapat memberikan rekomendasi konstruktif yang dapat menopang visi dan misi pemerintah pada Kedua daerah ini." pungkasnya.

 

Penulis: Daniel

Editor : Jusrianto
#Pemkab Malra #Konferda AMGPM
Berikan Komentar Anda