Di Reses Legislator PAN Wajo, Warga Tuntut Kejayaan "Daerah Dolar" Dikembalikan
Tokoh masyarakat menyampaikan aspirasi untuk mengembalikan kejayaan Wajo utara sebagai 'Daerah Dolar'. Daerah yang makmur secara ekonomi
WAJO, PEDOMANMEDIA - Anggota DPRD Wajo dari Fraksi PAN Elfrianto melakukan reses di Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Selasa 16 Maret 2021. Di depan Elfrianto, masyarakat mengungkap harapan mereka untuk mengembalikan kejayaan Wajo utara.
Elfrianto menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi kepada masyarakat setempat. Ia mengaku akan menampung semua aspirasi untuk diteruskan ke pemerintah daerah.
"Mari terus jalin komunikasi intensif, kerja sama dan sinergitas dalam mengawal dan memperjuangkan program pro rakyat dan kemajuan daerah," ungkap Elfrianto.
Pada kesempatan tersebut beberapa tokoh masyarakat menyampaikan aspirasi untuk
mengembalikan kejayaan Wajo Bagian Utara seperti 20 tahun yang lalu. 20 tahun lalu daerah ini dikenal dengan sebutan 'Daerah Dolar'.
Adapun aspirasi yang disampaikan di antaranya adalah agar anggota DPRD dan pemerintah memperhatikan perkembangan dan kemajuan dalam bidang pertanian, perikanan dan perkebunan. Karena wilayah bagian utara Wajo ini sebagian besar masyarakatnya hidup di sektor itu.
Selain itu mereka juga menuntut pemerataan bidang pendidikan dan program gerakan masjid cantik. Lalu juga mengusulkan program bidang kesehatan yaitu peningkatan pelayanan, infrastruktural seperti peralatan rumah sakit, rumah dinas, bangunan pendukung lainnya dan penambahan tenaga ahli di RSUD Siwa agar masyarakat tidak selalu dirujuk ke luar Wajo.
Elfrianto mengatakan, semua usulan masyarakat akan digodok berdasarkan skala prioritas. Beberapa sektor yang diprioritaskan di antaranya pembangunan infrastruktur jalan, Pasar Sentral Siwa, Pasar Buriko, Pasar Kaluku dan Keera.
Termasuk juga rehabilitasi Pelabuhan Bangsalae Siwa penyeberangan ke Kolaka Utara, Rest Area Buriko untuk membuka ekonomi baru, serta destinasi wisata bahari dan kuliner di TPI Bangsalae. Semua ini kata Elfrianto didorong agar aset pemda yang selama ini terbengkalai bisa memberikan kontribusi PAD.
Kemudian yang potensi dikembangkan adalah integrated farming yaitu pertanian, perkebunan dan perikanan yang di padukan dengan peternakan ayam, penggemukan sapi, kambing biasa dan kambing etawa.
Menurutnya, selain itu Kecamatan Pitumpanua dan Keera sangat cocok dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus karena didukung geografis, sumber alam dan wilayah yang strategis.
Sementara daerah Bangsalae menjadi kawasan pergudangan karena dekat dengan pelabuhan. Lalu pembangunan pabrik kakao/coklat, pabrik kelapa sawit, pabrik pupuk, pabrik pengalengan Ikan dan pengolahan rumput laut.
