Muh. Syakir : Sabtu, 27 Maret 2021 20:42

MALANG, PEDOMANMEDIA - PSM Makassar harus puas bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Solo dalam matchday kedua Grup B Piala Menpora, sore tadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Syamsuddin mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya.

PSM tertinggal lewat gol cepat Arthur Bonai di menit ke-8. PSM membalas usai turun minum lewat kaki Yakob Sayuri.

Hasil ini membuat kedua tim sama sama mengemas empat poin, hasil sekali menang dan sekali seri. Keduanya juga membuka peluang melaju dari fase grup.

Satu partai terakhir menjadi laga hidup mati bagi keduanya. PSM di partai menutup fase grup akan bentrok dengan Borneo FC. Sementara Bhayangkara ditantang Persija. PSM masih muncaki. klasemen Grup B disusul Bhayangkara FC.

Syamsuddin Batola menilai anak asuhnya bermain cukup agresif. Gol cepat Bhayangkara di menit ke-8 diakuinya sempat mengejutkan. Namun ia memuji respons Zulkifli Syukur cs di babak kedua.

"Anak-anak bermain sabar. Kami bisa lepas dari tekanan di babak kedua setelah susah payah di babak pertama. Dan respons kami sangat bagus di babak kedua," jelasnya.

Syamsuddin juga memuji permainan kolektif PSM. Di sepanjang laga lini per lini bekerja maksimal.

Syamsuddin melakukan rotasi efektif di babak kedua. Ia memasukkan Aji Kurniawan.

Hasilnya, di menit ke-49 PSM berhasil menyamakan kedudukan usai Yakub Sayuri menuntaskan krosing Aji Kurniawan menjadi gol.

Meski puas dengan performa anak asuhnya, Syamsuddin mengaku ada beberapa celah yang harus ditambal di tubuh PSM. Terutama saat bermain dalam tekanan lawan.

Babak pertama nyaris kehilangan kendali. Bhayangkara berhasil mengontrol lapangan tengah. Beruntung Zulkifli cukup bagus dalam menggalang pertahanan. Beberapa serangan Bhayangkara berhasil dimentahkan.

"Tentu ada evaluasi di semua lini. Akan kita perbaiki di partai berikutnya," katanya.