Minggu, 04 April 2021 10:11

Sudah Lewati Fase Sulit, PSM akan Lebih Tangguh di Perempat Final

Sudah Lewati Fase Sulit, PSM akan Lebih Tangguh di Perempat Final

Pelatih PSM Syamsuddin Batola juga percaya anak asuhnya banyak belajar dari keasalahan di tiga laga di babak grup.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - PSM dipercaya akan tampil lebih baik di perempat final Piala Menpora seusai melewati partai partai sulit di penyisihan grup. Mental Zulkifli Syukur cs dinilai semakin matang.

"PSM akan lebih percaya diri karena mereka telah melewati kesulitan. Setidaknya di perempat final bisa tampil tanpa beban," ujar Imam Hadi, pemerhati sepak bola Sulsel, Ahad. (4/4/2021).

Pelatih PSM Syamsuddin Batola juga percaya anak asuhnya banyak belajar dari keasalahan di tiga laga di babak grup. Faktor kebugaran yang disebut sebut menjadi biang buruknya penampilan PSM saat berhadapan Borneo, juga coba direcovery.

Baca Juga

"Kita coba memperbaiki semuanya. Tak banyak waktu tapi anak anak saya harap bisa berbenah dalam beberapa hari," kata Syamsuddin.

PSM lolos dari fase grup usai melakoni partai terakhir menghadapi Borneo FC. Meski lolos, PSM tampil dengan konsistensi buruk.

Padahal PSM tampil memukau di laga pembuka. Ia memenangi laga klasik atas Persija dengan skor mencolok 2-0 di matchday 1 Piala Menpora.

Di laga itu armada Syamsuddin Batola tampil impresif. Dua gol Pasukan Ramang lahir dari kaki Patrich Wanggai dan Yakub Sayuri.

Sepanjang laga PSM tampil spartan. Mendominasi lapangan tengah. Lini belakang juga bermain sangat disiplin.

Matchday kedua menghadapi Bhayangkara FC. PSM mulai mendapatkan tekanan. PSM tampil tak seperti ketika menghadapi Persija. Koordinasi lini per lini juga terlihat kacau

Tak diperkuat Patrich Wanggai membuat daya gedor PSM tak begitu menggigit. Beruntung Rasyid Bakri cs masih bisa memaksakan hasil imbang.

Syamsuddin Batola mengaku kecewa dengan performa anak asuhnya. Ia menyebut timnya bermain di bawah form.

Di partai penutup, PSM kontra Borneo FC. Menghadapi tim yang tampil melempem dalam dua laga, PSM justru menunjukkan konsistensi buruk. Sempat leading 2 gol, Borneo justru mampu mengendalikan permainan di babak kedua.

Borneo comeback dan memaksa PSM mengakhiri laga dengan skor 2-2.

PSM menunjukkan grafik menukik. Bermain apik di laga perdana, dua laga berikutnya mereka akhiri dengan hasil mengecewakan. Syamsuddin mengatakan ada faktor kebugaran yang membuat penampilan timnya labil.

"Kita berharap bisa memperbaikinya ke depan. Harus ada evaluasi terutama di babak kedua," paparnya.

Kata Syamsuddin, masalah anak asuhnya adalah kondisi fisik yang menurun. Seharusnya mereka bisa menanh malam tadi.. Namun konsentrasi pemain menurun. Kondisi ini menjadintitik balik Borneo FC.

"Mereka memanfaatkan menurunnya konsentrasi anak anak. Ini menjadi pelajaran bagi kami agar fokus," ucapnya.

Editor : Muh. Syakir
#PSM Makassar #Piala Menpora
Berikan Komentar Anda