Minggu, 02 Mei 2021 21:12

Larikan Motor Terparkir, Pria Ini Diciduk Tim Batitong Polres Tator

Tim Batitong Maro mengamankan SB (30) yang melarikan sebuah motor milik warga (ist)
Tim Batitong Maro mengamankan SB (30) yang melarikan sebuah motor milik warga (ist)

SB kala itu memanfaatkan kelalaian korban yang memarkir kendaraannya itu dalam kondisi kunci kontak yang masih menempel. Beruntung Tim Batitong Maro Polres Tator berhasil membongkar kejahatan pelaku.

TATOR, PEDOMANMEDIA – Seorang pemuda asal Garonggong, Kelurahan Tondon bernama SB (30) diamankan usai ketahuan menyimpan motor hasil curian di kediamannya, Minggu (2/5/2021).

SB memang sempat menjadi buronan Polisi usai melarikan satu unit motor honda beat milik seorang perempuan pada 20 April lalu.

SB kala itu memanfaatkan kelalaian korban yang memarkir kendaraannya itu dalam kondisi kunci kontak yang masih menempel. Dia lantas melarikan motor tersebut.

Baca Juga

Merasa kehilangan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Reskrim Polres Tana Toraja. Tim kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengetahui keberadaan pelaku dan barang bukti.

Tim Batitong Maro Unit Resmob bergegas menuju lokasi dan mengamankan 1 unit motor merk Honda Beat warna Hitam dengan Nomor Polisi DP 2507 FG serta pelaku pencurian bernama SB.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja AKP. Syamsul Rijal yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan terduga pelaku curanmor berinisial SB.

Ia mengatakan bahwa SB ditangkap dirumahnya, dan saat ini diamankan di mapolres Tana Toraja bersama barangbukti 1 unit motor honda beat.

“Iya benar, hari ini kita lakukan penangkapan terhadap seorang terduga pelaku curanmor yang berinisial SB, terduga SB ditangkap setelah melewati serangkaian penyelidikan, dari tangan pelaku turut diamankan pula barang bukti 1 unit motor honda beat dengan Nomor Polisi DP 2507 FG", ujar Syamsul Rijal.

Atas perbuatannya, terduga SB diancam dengan pidana Pasal 363 ayat 1 Ke-3e, Subs pasal 362 KUHPidana tentang pencurian dimalam hari, dengan ancaman pidana selama 7 tahun penjara.

Sementara itu Kapolres Tana Toraja AKBP. Sarly Sollu turut angkat bicara dan berpesan pada korban dan warga untuk selalu bersikap hati-hati menjaga barang atau kendaraannya.

"Itulah pentingnya berhati-hati, karena kejahatan pencurian bisa terjadi setiap saat, kita tahu pelaku kejahatan selalu mengawasi, siapa yang lalai tentu akan kehilangan barang berharganya," tukasnya.

Olehnya ia berharap apa yang terjadi pada korban bisa dijadikan pelajaran. Memarkirkan motor apalagi saat malam hari itu sangat rawan.

“Ingat, kejahatan terjadi jika ada niat dan kesempatan, untuk itu kepada segenap warga masyarakat, berhati – hatilah saat memarkir kendaraan, pastikan dalam keadaan aman," Imbaunya.

 

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Chaidir
#Polres Tana Toraja #Tim Batitong Maro #Kriminal #Pencucian Motor
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer