Rabu, 26 Mei 2021 07:50

KPK Panggil Ulang Istri Nurdin Abdullah: Sebaiknya Kooperatif

Liestiaty Fachruddin
Liestiaty Fachruddin

Liestiaty akan diperiksa kembali sebagai saksi dalam kasus korupsi yang menjerat suaminya. Liestiaty diminta kooperatif.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap Liestiaty Fachruddin, istri Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah. KPK berharap pemanggilan berikutnya Liestiaty lebih kooperatif.

"Ya tentu akan dijadwal ulang (diperiksa). Kalau kemarin tak memenuhi panggilan, berikutnya kami harap lebih kooperatif," terang Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa (25/5/2021).

Liestiaty sedianya akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi yang menjerat suaminya. Sayangnya pemeriksaan yang dijadwal di Polda Sulsel itu tak dihadiri Liestiaty.

Baca Juga

Liestiaty mangkir. Ia menolak bersaksi untuk Nurdin Abdullah.

Dari empat saksi yang dijadwalkan diperiksa kemarin, hanya dua orang yang hadir. Duanya lagi mangkir.

"Liesty tidak hadir dan mengkonfirmasi kepada tim penyidik dengan alasan menolak menjadi saksi untuk tersangka Nurdin Abdullah," kata Ali dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 25 Mei 2021.

Kata Ali, hanya Haeruddin dan Andi Makkasau yang hadir. Tim penyidik akan tetap menjadwalkan pemanggilan kedua kepada saksi yang mangkir.

"KPK mengingatkan kewajiban sebagai saksi untuk kooperatif hadir di jadwal pemanggilan berikutnya," tambahnya.

Nama Liestiaty sebelumnya tertera pada situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Makassar. Bersama sejumlah barang bukti terdakwa Agung Sucipto. Pengusaha yang didakwa menyuap Nurdin Abdullah.

KPK pernah menyita barang bukti dua halaman aplikasi setoran atau transfer atau kliring/inkaso Bank Mandiri validasi pada tanggal 12 Juni 2019 pukul 12:32:00 sebesar Rp70 juta.

Uang itu ditransfer ke rekening 174-00-0176196-4 atas nama Liestiaty Fachruddin. Bukti lain yakni satu lembar tanda terima perhiasan Paris Jewelry no. 23953 yang diterima dari ibu Daya buat pembayaran perhiasan total Rp40 juta pada tanggal 1 Februari 2020.

Penulis : Hasan
Editor : Muh. Syakir
#Liestiaty Fachruddin #Nurdin Abdullah #KPK #KPK Tangkap Nurdin Abdullah
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer