Kamis, 03 Juni 2021 12:53

PO Manggala Trans 'Geram' Disalahkan Soal Lakalantas di Botang Tator

Bus PO Manggala Trans.
Bus PO Manggala Trans.

Bus Manggala Trans disebut sebagai penyebab kecelakaan ikut ditilang langsung Kapolres Tator AKBP Sarly Sollu di TKP.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Direktur PO Manggala Trans Yuniana Mulyana membantah pihaknya disalahkan pada kecelakaan lalulintas di Botang, Tana Toraja, Kemarin (2/6/2021). Dia mengklaim pihaknya tidak melanggar.

Dimana, Bus Manggala Trans disebut sebagai penyebab kecelakaan ikut ditilang langsung Kapolres Tator AKBP Sarly Sollu di TKP.

"Menurut informasi dari sopir kami bahwa manggala memang sudah berhenti ke jalan Pango-pango disitu, karena terus terang dia menunggu penumpang yang salah satu tinggal disitu," jelasnya.

Baca Juga

Yuniana membantah adanya larangan oleh Kapolres Tator untuk menaikkan penumpang di jalur tersebut.

"Na saya baca dalam berita ta kata Pak Kapolres disitu bahwa dilarang menaikan penumpang di jalur itu, nah saya mau tanya adakah larangan menaikan penumpang di situ? kan tidak ada to na apanya yang salah di situ," katanya.

"Justru pengawalnya pak kapolres yang tidak hati-hati dan menabrak orang lain menurut keterangan sopir kami," tambahnya.

Kasatlantas Polres Tator Iptu H Muh Nawir mengonfirmasi, pemotor Jupiter melaju dengan kecepatan tinggi. Pemotor menyeruduk patwal karena pandangannya terhalang oleh bus Manggala Trans yang parkir di area terlarang.

"Motor Jupiter DD 4803 RB yang dikendarai Iksan bergerak dari arah selatan ke utara atau dari arah Mengkendek ke Makale dalam kecepatan tinggi. Ia kehilangan keseimbangan dan menabrak sepeda motor dinas patwal yang dikendarai oleh Briptu Harlim yang bergerak dari arah yang berlawanan," terang Kasatlantas.

"Mobil Manggal Trans hanya menumpang parkir dan tidak terlibat disitu dan tidak bersentuhan," ujarnya.

Sebelumnya Sarly membenarkan telah menindak bus Manggala Trans. Menurutnya, bus tersebut parkir di area terlarang. Ia menaikkan penumpang pada kawasan yang seharusnya bebas hambatan.

"Akibatnya pemotor tadi pandangannya terhalang dan menabrak patwal," jelasnya.

Sarly mengungkapkan, kawasan ini kerapkali masih digunakan bus bus besar untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Akibatnya, kawasan itu rawan kecelakaan.

"Jadi asal mulanya yang melakukan pelanggaran adalah bus. Karena bus Manggala Rrans di situ tidak boleh menurunkan dan menaikkan penumpang di bahu jalan. Dia kan bolehnya ada tempatnya di terminal," jelasnya.

 

Penulis : Susanna Rulianti
Editor : Jusrianto
#Lakalantas #Pemotor Tabrak Patwal #Kapolres Tator AKBP Sarly Sollu #PO Manggala Trans
Berikan Komentar Anda