Kamis, 10 Juni 2021 11:28

Nadiem Ingatkan Aturan PTM: Kelas Diisi 25% Siswa, Belajar Hanya 2 Jam

Nadiem Makarim
Nadiem Makarim

PTM terbatas hanya diisi oleh 25% murid, kegiatan belajar mengajar hanya dua jam, dan seminggu dua kali pertemuan.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengingatkan aturan ketat dalam uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Dalam PTM, kelas hanya boleh diisi 25% siswa dan pertemuan dibatasi dua kali sepekan.

"Apa yang Presiden sampaikan pada Senin (7/6/2021) lalu benar bahwa pembelajaran yang kita upayakan bersama adalah tatap muka terbatas. Sekali lagi, terbatas," ujar Nadiem melalui rilis, Kamis (10/6/2021).

"Contohnya seperti yg disampaikan oleh Presiden. Sekolah yang sudah atau dalam proses melakukan PTM terbatas dengan durasi belajar dan jumlah murid berbeda tetap diperbolehkan selama mengikuti protokol kesehatan dan di bawah batas maksimal yang tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19," tambah Nadiem.

Baca Juga

Menurut Presiden RI, Joko Widodo jumlah kelas pada PTM terbatas hanya diisi oleh 25% murid, kegiatan belajar mengajar hanya dua jam, dan seminggu dua kali pertemuan.

Lebih lanjut Nadiem juga menegaskan bahwa tidak ada perubahan dalam SKB. Sebabnya, SKB merupakan aturan maksimal. Nadiem juga berharap agar sekolah bisa menerapkan PTM terbatas secara berkala.

Menurut data yang diperoleh, sebanyak 30% sekolah telah melakukan uji coba PTM terbatas yang menyesuaikan situasi dan kondisi daerah masing-masing. Sebagian baru memulai PTM terbatas beberapa bulan terakhir, ada pula yang sudah melakukan PTM terbatas sejak tahun lalu.

Selain itu, Jokowi juga berpendapat kegiatan belajar mengajar jarak jauh juga menyusahkan guru, orang tua, dan murid.

"Seperti halnya para guru, orang tua, dan murid yang saya dengar langsung keluhannya dalam melakukan pembelajaran jarak jauh, Presiden juga menyampaikan kepeduliannya. Beliau menyampaikan, kita harus memiliki keberanian untuk mendorong PTM terbatas yang tentu saja disertai penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat," ujar Nadiem.

Diketahui, bahwa Kemendikbudristek bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) juga telah menerbitkan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) di Masa Pandemi COVID-19 yang dapat membantu kelancaran penyelenggaraan PTM terbatas. Panduan tersebut dapat diunduh di laman bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id atau spab.kemdikbud.go.id.

Editor : Muh. Syakir
#Mendikbud Ristek Nadiem Makarim #PTM #Belajar Tatap Muka
Berikan Komentar Anda