Minggu, 18 Oktober 2020 21:53

Pemuda Diminta Tidak Apatis

Pemuda Kindang Adhi.
Pemuda Kindang Adhi.

Penggunaan hak pilih pemuda sangat berandil besar untuk memperbaiki sistem pemerintahan.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Tak terasa kontestasi Pilkada Bulukumba akan segera dihelat pada 9 Desember. Menghadapi itu, Pemuda Kindang Adhi mengajak pemuda untuk tidak apatis.

Sebagai bagian dari komponen bangsa, pemuda tidak dapat melepaskan diri dan menghindar dari percaturan politik. Sebab menurut Aristoteles, hakekat manusia adalah zoon politicon atau mahluk sosial.

Dimana setiap orang secara alami memiliki dorongan untuk membentuk komunitas dan bersosialisasi dan bermasyarakat dengan baik. Supaya tercipta kondisi dan suasana yang nyaman dan tentram, perlu digaris bawahi bahwa manusia tidak bisa hidup dan berinteraksi dengan baik tanpa hidup bermasyarakat.

Baca Juga

Adhi mengatakan bahwa Pemilu sebagai pengejawantahan sistem demokrasi langsung yang memberikan kesempatan pada pemilih untuk berpartisipasi menentukan secara langsung pemimpinnya tanpa melalui perwakilan.

"Penggunaan hak pilih pemuda ini sangat berandil besar untuk memperbaiki sistem pemerintahan di Bulukumba, bukan justru sebaliknya apatis terhadap apa yang terjadi," jelas Adhi, Minggu (18/10/2002)

Kata dia, tak bisa dipungkiri saat ini bisa jadi sebagian kalangan pemuda di Bulukumba mempersepsikan bahwa politik cenderung berstigma buruk dengan meluasnya kasus penyelewengan wewenang oleh oknum-oknum pegiat politik.

"Namun saja persepsi itu harus dihilangkan oleh pemuda saat ini dan turut berkontribusi dalam menyongsong pesta demokrasi yang sehat sangatlah diperlukan, jangan acuh terhadap dunia politik apalagi golput," tambahnya.

Adhi juga mengajak pemuda untuk berkaca pada pemilu serentak 2019 lalu, menurutnya pemuda sebaiknya mampu berperan sebagai kandidat. Baik melalui pendaftaran parpol atau jalur independen atau turut berpartisipasi sebagai penyelenggara pemilu juga pemuda dapat menjadi volunteer, relawan dan agen demokrasi yang turut memberikan pendidikan politik kepada warga dengan mengajak memerangi politik uang, isu sara, hoax dan ujaran kebencian serta turut melaporkan setiap pelanggaran pilkada.

Selain intu, menurut Adhi pemuda juga mesti menjadi pemilih yang rasional, mampu menggunakan hak pilihnya secara jernih, tanpa paksaan pihak manapun.

Untuk Pilkada Desember mendatang, ia berharap agar pemuda dapat mengambil salah satu peran-peran tersebut. serta tidak menyia-nyiakan perannya sebagai pemuda

"Pemuda harus mampu mengambil peran dalam proses pemilihan ini. Tidak hanya berdiam diri, apatis, dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar, bahwa pemuda mesti tampil sebagai founding fathers Indonesia yang kritis," tutupnya.

 

Penulis : Khaerul Fadli
Editor : Jusrianto
#Pilkada Bulukumba #Pemuda Tidak Apatis
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer