Selasa, 20 Oktober 2020 11:38

Pilwalkot Makassar

Rahman Bando Bongkar Kegagalan Danny-Ical

Calon Wakil Wali Kota Makassar Abdul Rahman Bando.
Calon Wakil Wali Kota Makassar Abdul Rahman Bando.

Rahman Bandi meminta masyarakat agar jangan dininabobokkan atau dibohongi dengan berbagai orasi-orasi di lapangan. Tetapi, harus dengan data-data yang ril.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Calon Wakil Wali Kota Makassar nomor urut 2, Abdul Rahman Bando membongkar kegagalan pemerintahan Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto-Syamsu Rizal (Danny-Ical). Diketahui Danny-Ical adalah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2014-2019.

Pada saat itu, Abdul Rahman Bando merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintahan Danny-Ical, Rahman Bando menilai kepemimpinan keduanya gagal merealisasikan banyak program yang hanya menjadi jualan di mulut saja.

"Pak Danny dan Pak Ical gagal. Ini merupakan satu kesatuan. Terlalu banyak komitmen yang tidak bisa dijalankan. Misalnya, bagaimana komitmen mereka dengan persoalan persampahan, kan gagal. Dimana semua itu gendang dua, mobil tangkasa ki, TPA bintang lima. Adakah semua itu? Jangan bilang ini pencemaran nama baik. Karena kita cuman mengungkapkan fakta," kata Rahman Bando, Senin (19/10/2020) malam.

Baca Juga

Mantan Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar menceritakan ada banyak lagi kegagalan pemerintahan Danny-Ical, antara lain Pete-Pete Smart, Apartemen Lorong, program sampah ditukar beras.

"Ini fakta, itu semua tidak ada. Jangan dibilang fitnah atau pencemaran nama baik. Karena kita hanya ingin mencerdaskan masyarakat memilih pemimpin di Pilwalkot Makassar tahun 2020," tegasnya.

Untuk itu, Rahman Bando yang maju di Pilwalkot Makassar tahun 2020 ini bersama Munafri Arifuddin, menginginkan masyarakat cerdas dalam memperoleh informasi dari kandidat yang ada. Meminta masyakarat agar tidak dibohongi dengan informasi yang tidak transparan.

"Kita tidak boleh dininabobokkan atau dibohongi dengan berbagai orasi-orasi di lapangan. Tetapi, harus dengan data-data yang ril, berdasarkan statistik," imbuhnya.

Selain itu, Rahman Bando juga mengutuk segala bentuk tindakan kampanye yang melanggar aturan pemilu, seperti bagi-bagi beras kepada masyarakat untuk memilih calon pemimpinnya.

"Saya berharap kita bermain politik demokrasi yang baik, yang santun, mengahargai budaya sipakatau, sipakainga, sipakalebbi. Mari kita bertanding dengan fair. Tidak perlu dengan cara yang kotor. Makanya kita (Appi-Rahman) tidak mendukung cara-cara bagi beras. Memang rakyat butuh pangan. Tapi jangan dengan politik baru mau berbagi seperti itu," pungkasnya.

Penulis : Kheky
Editor : Jusrianto
#Pilwalkot Makassar #Appi-Rahman #Kegagalan Danny-Ical
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer