Selasa, 20 Oktober 2020 22:26

Pilkada Bulukumba

Di Herlang, Edy Manaf Bicara Masa Depan Gula Merah dan Ikan Asap

Edy Manaf melakukan kampanye dialogis di Desa Gunturu, Kecamatan Herlang, Bulukumba.
Edy Manaf melakukan kampanye dialogis di Desa Gunturu, Kecamatan Herlang, Bulukumba.

Politisi berlatar pengusaha itu menginginkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Selain gula merah, Edy Manaf juga menyebut pentingnya mengembangkan produksi Ikan Asap.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Calon Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf berbicara masa depan produksi gula merah yang ada di Kecamatan Herlang. Menurutnya, gula merah di Herlang, khususnya di Desa Tugondeng, pasarnya dapat diperlebar.

Jika saat ini, kemasan gula merah tersebut, hanya menggunakan daun. Ke depan, kata pasangan Andi Muchtar Ali Yusuf ini, harus disiapkan inovasi hingga kemasannya diperindah lagi dan dikelola secara profesional.

"Insya Allah kalau kami ditakdirkan memimpin Bulukumba, gula merah yang ada di Herlang harus menjadi prioritas untuk dikembangkan," kata Edy Manaf, saat kampanye dialogis di dusun Kalumpang, desa Gunturu, kecamatan Herlang, Bulukumba, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga

"Jadi janganki hanya berpikir untuk dibungkus dengan kemasan seperti biasa. Harus dikembangkan lagi. Pasar gula merah di sini bisa tembus sampai ke Hotel dan Cafe-cafe," tambahnya.

Politisi berlatar pengusaha itu menginginkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Selain gula merah, Edy Manaf juga menyebut pentingnya mengembangkan produksi Ikan Asap.

"Seperti sentra industri ikan asap. Kalau dikelola dengan baik, bukan hanya suplay di Bulukumba. Tapi suplay provinsi. Ikan asap bisa jadi ikon Bulukumba ke depan. Insya Allah kalau diberi amanah," jelasnya.

Edy Manaf menjelaskan, pengelola ikan asap sisa dibina oleh pemerintah. "Kasi bantuan, pelatihan, bagaimana Herlang jadi pusat pengelolaan ikan asap. Kalau itu dikembangkan, otomatis membuka lapangan kerja, sekaligus mengangkat perekonomianta," katanya.

Ia menerangkan saat ini pandemi Covid-19, diperlukan lompatan cepat untuk pemulihan ekonomi masyarakat. "Bertahan dalam kondisi pandemi ini, syaratnya ekonomi kerakyatan. Makanya dibutuhkan pemimpin inovatif untuk melihat sendi-sendi kebutuhan masyarakat," urai Edy Manaf.

Dikatakannya ada empat program prioritas Andi Utta-Edy Manaf, yakni pada sektor pertanian, perikanan, pariwisata dan perkebunan. "Kemampuan pemimpin membangun daerahnya harus berdasarkan potensi," terangnya.

Sementara itu, Juru Kampanye paslon nomor urut 4, Andi Untung Pangki membeberkan alasannya mendukung Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf di Pilkada Bulukumba.

"Kenapa Andi Untung ikut ke Andi Utta?, padahal ada saudaranya maju. Alasannya Andi Utta adalah pengusaha yang memulai dari nol, pedagang ikan hingga mencapai puncak," katanya.

"Kenapaki mau jadi bupati? Saya (Andi Utta, red) mau ekonomi masyarakat meningkat. Begitu pun alasan Andi Edy, ingin memajukan ekonomi masyarakat. Jadi nawaitu keduanya sama," jelas Andi Untung menambahkan.

Selain Andi Untung Pangki, turut mendampingi Andi Edy Manaf pada kampanye itu, di antaranya Andi Syafruddin Amjar, H Idris Aman hingga Jubir Harapan Baru, Irwan Juma.

Sekadar diketahui, Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf didukung oleh partai politik pengusul, yakni Gerindra, PAN, PKS dan Berkarya. Sementara Perindo, sebagai partai politik pendukung.

Editor : Muh. Syakir
#Pilkada Bulukumba #Andi Utta-Edy Manaf #Edy Manaf #Harapan Baru
Berikan Komentar Anda