Rabu, 04 Agustus 2021 16:30

Plt Gubernur Sulsel Apresiasi Danny, Gunakan KM Umsini Sebagai Tempat Isolasi Apung

Danny saat rapat virtual dengan Plt Gubernur Sulsel.
Danny saat rapat virtual dengan Plt Gubernur Sulsel.

"Perjuangan kita adalah memisahkan orang yang sakit dengan orang sehat dengan 3T. Kami juga telah menyempurnakan tim detector akan turun bersama TNI Polri kerumah rumah-rumah warga melakukan 3T," ungkap Danny.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemprov Sulawl memberi apresiasi kepada pemerintah kota Makassar terhadap penanganan Covid 19 bagi warganya. Hal tersebut diutarakan Plt Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman saat menggelar rapat koordinasi secara virtual mengenai penanganan pandemi Covid-19.

"Saya apresiasi Wali Kota Makassar yang berinisiatif melakukan koordinasi bersama Bupati Gowa, bahas perpanjangan PPKM, karena level PPKM antara keduanya punya tingkat level yang berbeda," ucap Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman di hadapan seluruh kepala daerah serta Forkopimda yang hadir, Rabu (4/8/2021).

Tidak hanya itu, Sudirman Sulaiman juga mengapresiasi Danny yang menggunakan KM Umsini sebagai tempat untuk isolasi apung.

Baca Juga

"Saya juga mengapresiasi walikota Makassar yang berinisiatif menggunakan kapal KM Umsini sebagai isolasi apung," tuturnya.

Ia berharap seluruh kabupaten lain mengikuti langkah langkah seperti yang diambil Pemkot Makassar dengan menyediakan tempat isolasi bagi warganya.

"Kita harap pemerintah kabupaten mengikuti langkah langkah seperti yang diambil pemerintah kota Makassar dengan menyediakan tempat isolasi bagi warganya yang terpapar Covid-19, namun tetap mengacu pada manajemen tata kelola isolasi yang dibuat terintegrasi dengan Rumah Sakit," jelasnya.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto menjelaskan pengalaman kota Makassar menangani Covid-19. Sama halnya dengan 24 Kab/Kota di Sulsel.

"Perjuangan kita adalah memisahkan orang yang sakit dengan orang sehat dengan 3T. Kami juga telah menyempurnakan tim detector akan turun bersama TNI Polri kerumah rumah-rumah warga melakukan 3T," ungkapnya.

Menurut Danny, saat tingkat keterisian ICU dirumah sakit telah mencapai angka 90 persen, sehingga pihaknya telah menyiapkan 1100 tempat tidur di RSUD Daya. untuk menampung pasien sedang dan berat.

"Kalau pasien ringan dan tanpa gejala, kita bawa ke kapal isolasi apung, sedangkan yang sedang dan berat kita rawat di RSUD Daya, disana kita mempunyai Lab PCR yang mampu membaca 4 jenis Covid, termasuk varian Delta," kuncinya.

Editor : Jusrianto
#Pemprov Sulsel #Pemkot Makassar #Isolasi Apung #KM Umsini
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer