Kamis, 16 September 2021 07:28

Karut-marut DAU Tator, BPKAD Klaim Kecamatan Sudah Terima Duitnya 100%

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

Margaretha membantah jika DAU disebut belum cair. Anggaran ini bahkan telah dimanfaatkan seluruhnya oleh kelurahan.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Kepala BPKAD Tator Margaretha Batara menipis pernyataan Camat Makale Letris Paruba' yang menyebut anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) untuk kecamatan belum cair. Margaretha mengklaim DAU telah disalurkan 100%.

"Jadi begini, anggaran DAU Tana Toraja tahun 2019 itu sebanyak Rp14 miliar lebih. Dana tersebut diberikan kepada semua kecamatan dan seluruhnya sudah cair," kata Margaretha, Kamis (16/9/2021).

Margaretha menyebutkan, dana tersebut disalurkan ke kantor kecamatan, kemudian kecamatan menyalurkan ke kantor kelurahan. Dalam penyaluran DAU, SPM diajukan sendiri oleh kecamatan.

Baca Juga

"Dananya dibawa ke kantor kecamatan kemudian kecamatan yang menyalurkan ke kantor kelurahan. Kecamatan yang membuat SPM, dan kecamatan juga yang menjadi panitia pelaksana teknis kegiatan (PPTK)," terang Margaretha.

Karena itu Margaretha membantah jika DAU disebut belum cair. Anggaran ini menurutnya, bahkan telah dimanfaatkan seluruhnya oleh kelurahan.

Anggaran DAU Tator menjadi prokontra setelah diusut oleh Polres Tator. Pengusutan terkait adanya dugaan penyimpangan dalam penggunaan anggaran.

Sejumlah camat dan lurah di Tana Toraja telah diperiksa. Namun para camat membantah telah menerima DAU. Mereka mengklaim DAU 2019 tak terbayarkan.

Camat Makale Letris Parubak saat dikonfirmasi PEDOMANMEDIA, membenarkan adanya pengusutan terkait penggunaan DAU 2019. Hanya saja mereka mengaku bingung ketika masalah ini digiring ke ranah hukum karena anggaran tersebut sama sekali tak mereka terima.

"Saya juga bingung karena anggaran ini antara ada dan tiada. Baru anggarannya tidak ada masuk di kecamatan, na apa mau kami bikin," katanya.

Letris menjelaskan, anggaran yang ada di masing-masing kecamatan tahun 2019 sebesar Rp420 juta per kelurahan. Rp420 juta ini sudah ada di bulan Januari sampai Desember. Sama sekali tidak ada dana tambahan yang masuk.

"Sementara ini kan DAU. Pada dasarnya namanya DAU tambahan ya bahasanya saja DAU tambahan," jelasnya.

Menurut Letris, hasil pemeriksaan tidak ada temuan sama sekali.

"Karena memang tidak ada uang yang kami terima, namun dari pihak keuangan mereka menganggap bahwa dana APBD itu sudah inklud dalam anggaran dana DAU tambahan," ucapnya.

Letris juga menjelaskan hasil pelatihan yang ia ikuti di Jakarta mewakili semua camat se-Tana Toraja. Kata dia, Menteri Keuangan menyampaikan bahwa DAU akan segera ditranfer.

Artinya kata Letris, belum ada dana yang masuk. Baru akan ditransfer.

"Jadi di dalam petunjuk teknisnya disampaikan bahwa akan ditranfer anggaran itu di bulan Mei dan Agustus, " ujarnya.

Sementara itu Kasat Resrim Polres Tana Toraja AKP Samsul Rijal yang dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.

"Ia benar pak kami sementara melakukan pemeriksaan kepada seluru camat dan lurah yang ada di Tana Toraja terkait dengan penggunaan angarana dana Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2019," Katanya

Namun Samsul belum bisa memastikan apaka ada tersangka dalam kasus ini. Karena masih menunggu hasil audit dari Inspektorat.

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#BPKAD Tana Toraja #DAU Tator #Camat Makale
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer