JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Ditangkapnya Azis Syamsuddin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi momentum bagi Partai Golkar untuk bersih-bersih dari siapapun yang terlibat dalam persoalan hukum.
Pakar Politik dan Hukum Universitas Nasional (Unas), Saiful Anam mengatakan, ditangkapnya Azis Syamsuddin selaku Wakil Ketua DPR RI dari Partai Golkar oleh KPK dianggap menjadikan keuntungan sendiri bagi Golkar karena ditangkap saat Pemilu mendatang masih jauh.
"Saya kira dengan ditangkapnya Azis, maka peluang dan momentum bagi Golkar untuk bersih-bersih, sehingga Golkar harus secepatnya berbenah agar jangan sampai terdapat kader yang kemudian berurusan dengan tindak pidana korupsi," ujar Saiful seperti yang dilansir dari RMOL, Minggu (26/9/2021).
Bahkan kata Saiful, ditangkapnya Azis sebagai pertanda baik bagi Golkar untuk memberikan kepercayaan kepada publik untuk Pemilu mendatang.
"Karena sudah saatnya Golkar bersih-bersih dari siapapun yang terlibat dalam kasus hukum tidak terkecuali yang berhubungan dengan tindak pidana korupsi," tukas Saiful.
Azis Syamsuddin diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi di Kabupaten Lampung Tengah yang melibatkan mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Stepanus Robin Pattuju.
Ia resmi menyandang status sebagai terasangka dan menjalani penahanan di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan.
BERITA TERKAIT
-
KPK Geledah Rumah Bupati Ponorogo Sugiri, Sita Alphard
-
PAN Tolak Usul KPK Batasi Jabatan Ketum Hanya 2 Periode: Jangan Intervensi
-
Ini Usulan Ambang Batas Parlemen Versi Golkar: DPR 5%, DPRD Provinsi 4%, Kab/Kota 3%
-
KPK Lanjutkan Penggeledahan Kasus Suap Bea Cukai, Sita Uang-Emas Senilai Rp2 M
-
Bahlil: Golkar Berduka Atas Nus Kei, Ini Harus Diusut Tuntas