Jumat, 15 Oktober 2021 22:05

Survei SMRC Sebut 82 Persen Rakyat Tolak Pemilu Diundur ke 2027

Ilustrasi (Foto: Int)
Ilustrasi (Foto: Int)

Ada 82 persen warga yang memiliki pandangan ini. Sebaliknya, hanya 13 persen yang berpendapat Pemilu 2024 harus diundur menjadi tahun 2027

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - rakyat menolak gagasan pemilihan umum (Pemilu) diundur ke 2027.

Demikian temuan survei opini publik nasional yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk 'Sikap Publik Nasional terhadap Amandemen UUD 1945' yang dirilis secara online yang diterima PEDOMANMEDIA pada Jumat (15/10/2021).

Survei opini publik ini digelar pada 15 - 21 September 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung.

Baca Juga

Sampel sebanyak 1.220 responden dipilih secara acak (multistage random sampling) dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Tingkat tanggapan (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 981 atau 80 persen. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling).

Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, menjelaskan bahwa dalam survei ini, responden ditanya bahwa ada dua pendapat berbeda: pendapat pertama menyatakan bahwa karena keadaan pandemi COVID-19 yang belum pasti akan berakhir dalam waktu cepat, pemilihan umum 2024 harus ditunda menjadi tahun 2027.

Presiden, anggota DPR, DPD, DPRD, dan kepala daerah yang diperpanjang masa jabatannya sampai tahun 2027 tanpa pemilihan umum.

Sebaliknya, pilihan kedua, walaupun pandemi Covid-19 belum menentu akan berakhir dalam waktu, pemilihan umum mendatang harus tetap dilaksanakan pada 2024 sesuai dengan tanggung jawab hasil pemilu 2024 untuk menanggulangi pandemi Covid-19 bila belum berakhir.

Terhadap dua pandangan itu, publik pada umumnya berpendapat mendatang harus tetap dilaksanakan pada 2024, tidak ditunda hingga 2027, meskipun pandemi Covid-19 belum menentu akan berakhir dalam waktu dekat.

Ada 82 persen warga yang memiliki pandangan ini. Sebaliknya, hanya 13 persen yang berpendapat Pemilu 2024 harus ditunda menjadi tahun 2027. Yang belum tahu atau tidak menjawab sebesar 4 persen.

“Gagasan mengundur pelaksanaan Pemilu 2024 ke 2027 karena alasan pandemi Covid-19 tidak mendapat tempat di masyarakat,” kata Abbas.

Editor : Amrin
#Pemilu 2024 #Survei SMRC #Pilpres 2024
Berikan Komentar Anda