Kamis, 21 Oktober 2021 20:49

Selama Sepekan, Polri Ringkus 45 Tersangka Pinjol Ilegal

Ilustrasi (Foto: Int)
Ilustrasi (Foto: Int)

Dalam penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa laptop, komputer, handphone berbagai merek, sim card sudah teregister dan modem serta lainnya.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Polri menangkap sebanyak 45 orang tersangka kasus-kasus yang berkaitan dengan kredit online (Pinjol) ilegal dalam sepekan terakhir.

Dalam semua hal ini, kasus itu dilakukan melalui operasi yang dilakukan oleh polisi di wilayah Indonesia.

"Dittipideksus Barkrim Polri dan Polda jajaran dalam periode satu minggu, 12-19 Oktober 2021 telah melakukan penangkapan terhadap 45 tersangka," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan, dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (21/10/ 2021). ).

Baca Juga

Ramadhan merincikan, Bareskrim total meringkus 19 tersangka dengan lima laporan terpisah di tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda. Yakni Deli Serdang, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Tangerang dan Ciputat.

Kemudian, Polda Metro Jaya berhasil mengungkap empat laporan polisi (LP) berbeda dengan total 13 tersangka. Mereka ditangkap di wilayah Cipondoh, Gunung Sahari, Kelapa Gading, Sukabumi hingga Palmerah.

Kemudian, Polda Jawa Barat dengan satu LP dengan TKP di Depok. Dalam hal ini total ada tujuh tersangka yang ditangkap.

"Polda Jawa Tengah, 1 LP, tkp di Danurejang tersangka 1. LP Jawa Timur dua dengan tiga tersangka. Dan Kalbar dengan 1 LP dengan total orang yang memiliki dua orang," ujar Ramadhan.

Dalam pengambilan bukti itu, polisi polisi sejumlah barang berupa laptop, komputer, handphone berbagai merek, sim card sudah teregister dan modem serta lainnya. Barang-barang itu diduga untuk menunjang operasional pinjol ilegal.

Ramadhan mengatakan bahwa para tersangka yang ditangkap memiliki peran masing-masing dalam keterlibatannya dengan perusahaan pinjol ilegal. Mulai dari penagih hingga pemodal.

Jadi peran tersangka masing-masing tentu disesuaikan dengan tindakan tindak pidana yang dilakukan. Jadi, masing-masing pihak berbeda, tentu penetapan tersangka, penerapan pasalnya menyesuaikan atau sesuai dengan tindak pidana yang dilakukan oleh para pelaku atau tersangka, jelas Ramadhan.

Editor : Amrin
#Polri Beraksi #Pinjol Ilegal
Berikan Komentar Anda