Polisi Akhirnya Ringkus 5 Pelaku Video Viral 'Pencuri Diikat dan Disiksa'
Pemuda yang dianiaya itu diduga pelaku pencurian. Ia tertangkap tangan oleh warga dan dihakimi.
TATOR, PEDOMANMEDIA - Polres Tana Toraja akhirnya meringkus 5 pelaku penyiksaan terhadap seorang pemuda di Makale. Sebelumnya, video penyiksaan itu sempat viral di media sosial pada Kamis 14 Oktober 2021.
Kasat Reskrim Polres Tana Toraja AKP Syamsul Rijal membenarkan penangkapan 5 pelaku penganiayaan. Saat ini kelimanya masih menjalani pemeriksaan.
"Jadi benar berdasarkan keterangan pelaku bahwa korban sebelumnya ditemukan di salah satu rumah kosong dan diduga pelaku pencurian oleh warga. Setelah itu korban dikejar dan dianiaya oleh warga," ungkapnya, Kamis (21/10/2021)
Dalam video berdurasi 7 detik itu memperlihatkan seorang pemuda dianiaya dengan cara diikat pada bagian kaki dan bagian kepalanya nampak berlumuran darah. Ia terlihat dikerubuti 5 pria.
Video ini sempat viral dalam beberapa hari. Videonya mendapat banyak respons dari netizen. Ada yang mendukung. Namun tak sedikit yang mengecam aksi itu.
Syamsul menjelaskan, pemuda yang dianiaya itu diduga pelaku pencurian. Ia tertangkap tangan oleh warga dan dihakimi.
Menurut Syamsul, perbuatan kelima pelaku tetap tak dibenarkan. Tindakan main hakim sendiri kata dia, adalah pelanggaran hukum.
"Ya perbuatan pelaku termasuk main hakim sendiri dan itu termasuk melanggar hukum. Membuat orang dengan sengaja terluka itu merupakan penganiayaan. Tindak pidana. Sehingga para pelaku kami amankan untuk dilakukan proses lebih lanjut," jelasnya.
Sehubungan dengan kejadian tersebut Kasat Reskrim mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri.
"Terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu menciptakan situasi kamtibmas namun kami mengatkan jangan main hakim sendiri. Kalauan terjadi hal seperti ini secepatnya hubungi pihak Kepolisian," tutup Syamsul.
