Rabu, 10 November 2021 08:40

Tertibkan Pungli di Kawasan Wisata, Satpol PP Tator Diusir Preman

Iwanto
Iwanto

Sebelumnya pemda sudah menetapkan bahwa praktik yang dilakukan warga di Buntu Burake termasuk pungli. Praktik premanisme itu juga sudah sampai ke telinga bupati.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Satpol Pamong Praja Pemkab Tana Toraja diusir preman saat hendak menertibkan praktik pungli di kawasan wisata Buntu Burake di patung Yesus Kristus. Satpol mengaku terpaksa mengalah untuk menghindari gesekan.

"Pungli di sana sudah lama dilaporkan. Kita hendak melakukan penertiban karena sudah meresahkan pengunjung," terang

Kasat Pol PP Tator Iwanto, Selasa (9/11/2021).

Baca Juga

Iwanto menuturkan, praktik pungli terjadi di pintu masuk. Mereka bermodus ojek. Biasanya mereka berdiri menunggu pengunjung, dan mereka melarang para pengunjung membawa kendaraan masuk ke objek wisata.

Pengunjung harus naik ojek yang sudah mereka siapkan. Mereka menetapkan tarif di luar ketentuan.

“Jadi mereka mengharuskan pengunjung naik ojek yang mereka siapkan. Pengunjung tak boleh masuk pakai kendaraan sendiri. Tarifnya juga lumayan tinggi. Rp10.000 per pengunjung,” katanya.

Sebelumnya pemda sudah menetapkan bahwa praktik yang dilakukan warga di Buntu Burake termasuk pungli. Praktik premanisme itu juga sudah sampai ke telinga bupati.

“Pak Bupati sudah tegaskan bahwa apa yang mereka lakukan di sana itu masuk kategori pungli dan harus ditertibkan,” ungkapnya.

Iwanto menegaskan dalam waktu dekat akan kembali melakukan penertiban. Pihaknya akan melibatkan TNI dan Polri.

“Tunggu dalam waktu dekat kita akan tertibkan. Kita akan libatkan TNI dan kepolisian,” bebernya.

Menurut Iwanto, ia sudah berkoordinasi dengan TNI dan Polri. Saat ini tengah dikaji jadwalnya dan format penertiban agar tak menimbulkan gesekan.

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#Pungli di Buntu Burake #Buntu Burake #Satpol PP Tator
Berikan Komentar Anda