Rabu, 10 November 2021 21:50

Kabag Satpol PP Tator Ancam Wartawan PEDOMANMEDIA: Saya ini Mantan Preman

Agustinus AP
Agustinus AP

Agustinus awalnya tak memberi klarifikasi. Ia malah mengancam Andarias jika memberitakan hal negatif terkait satpol PP.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Kepala Bagian Perundang-undangan Satpol PP Tana Toraja Agustinus AP marah. Ia keberatan dengan berita pengusiran satpol PP di Buntu Burake yang dimuat PEDOMANMEDIA, Rabu (10/11/2021).

Kemarahannya ia tumpahkan kepada wartawan PEDOMANMEDIA, Andarias Padaunan. Ia mengancam Andarias dengan menyebut dirinya mantan preman.

"Baru ko ketemu juga dengan mantan preman, saya juga preman," katanya dengan nada tinggi.

Baca Juga

Agustinus merespons berita berjudul "Tertibkan Pungli di Kawasan Wisata, Satpol PP Tator Diusir Preman". Di berita ini dituliskan bahwa Satpol Pamong Praja Pemkab Tana Toraja diusir preman saat hendak menertibkan praktik pungli di kawasan wisata Buntu Burake di patung Yesus Kristus.

Berita ini narasumbernya Kasat Pol PP Tator Iwanto. Ia memberi keterangan pada Selasa (9/11/2021).

Iwanto menuturkan, praktik pungli terjadi di pintu masuk. Mereka bermodus ojek. Biasanya mereka berdiri menunggu pengunjung, dan mereka melarang para pengunjung membawa kendaraan masuk ke objek wisata.

Pengunjung harus naik ojek yang sudah mereka siapkan. Mereka menetapkan tarif di luar ketentuan.

Sebelumnya pemda sudah menetapkan bahwa praktik yang dilakukan warga di Buntu Burake termasuk pungli. Praktik premanisme itu juga sudah sampai ke telinga bupati.

“Pak Bupati sudah tegaskan bahwa apa yang mereka lakukan di sana itu masuk kategori pungli dan harus ditertibkan,” ungkapnya.

Berita ini dibantah Agustinus. Agustinus awalnya tak memberi klarifikasi. Ia malah mengancam akan memberi pelajaran kepada Andarias jika memberitakan hal negatif terkait satpol PP.

"Saya besar karena mantan preman. Kalau kau salah-salah tulis tentang satpol terus terang saya akan kasih kau pelajaran," katanya lagi.

Agustinus juga mengaku tidak segan berbuat lebih. Bahkan sampai pada tindakan fisik.

"Nanti kita berurusan di polisi. Terserah mau masalah penganiayaan ka, apa-apa ka. Terus terang kasih tahu Pak Anu (tidak jelas siapa yang maksud anu) dia pasti tahu karakter saya itu," ucapnya.

Agustinus juga meminta Andarias berhati-hati.

"Jangan sampai hanya karena beritamu kamu diburu orang - orang di atas. Karena mereka di atas marah, karena tidak ada itu preman di Burake. Di atas itu tidak ada kontak fisik," ketusnya.

Agustinus mengaku bisa saja menahan Andarias.

"Kami PNS. Kami berhak tahan kau, kenapa tidak. Saya PNS. Saya punya penyidikan juga, dan hari ini saya bawa kau ke polisi," ucapnya bertubi-tubi.

Kronologi Versi Andarias

Wartawan PEDOMANMEDIA Andarias Padaunan menceritakan kronologi kejadiannya.

"Jadi awalnya saya didatangi orang satpol PP, dia minta tolong supaya saya ke kantornya jalan-jalan. Sampai di kantor saya dikasih ketemu dengan pak Agustinus AP, Kabag Perundang-undangan Satpol PP. Pak Agus langsung dengan nada emosi, dan main gertak-gertak dengan nada yang mengancam," tutur Andarias.

Ia lalu mempertanyakan soal berita itu.

"Dengan dasar apa kamu tulis seperti itu," ucapnya.

Lalu dia menarik tangan Andarias untuk dibawa ke kantor polisi.

"Sini kau saya bawa kau ke polisi," katanya sambil menarik tangan kiri Andarias.

Setelah itu ia menumpahkan kekesalannya. Bahkan ia sampai menyebut-nyebut dirinya mantan preman.

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#Satpol PP Ancam Wartawan #Satpol PP Tator
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer