Klinik Az-Zahra Perkenalkan Sunat dengan 'Metode Lem': Efektif, 2 Hari Sembuh
Sunat dengan menggunakan metode lem tarifnya juga relatif terjangkau. Hanya Rp1,5 juta.
BANTAENG, PEDOMANMEDIA - Puluhan anak-anak di Bantaeng disunat gratis di Klinik Kesehatan Keluarga Az-Zahra, Bantaeng, Kamis (18/11/2021). Klinik ini memperkenalkan sunat dengan metode lem.
"Metode lem ini sangat efektif karena mengurangi pendarahan pada alat vital anak yang disunat, serta waktu kesembuhannya paling lama dua hari," kata dr Arman, Owner Klinik Az-Zahra Bantaeng.
Dalam sunat gratis kemarin, anak anak ditangani para perawat dan Dokter profesional yang tergabung dalam Asosiasi Dokter Khitan (ASDOKI).
Menurut dr Arman, sunat dengan metode lem ini baru ia perkenalkan di Bantaeng pada tahun lalu. Sehingga sunat dengan metode ini belum begitu familiar.
"Baru kurang lebih setahun saya perkenalkan metode ini di Bantaeng, dan baru 4 orang yang tahu cara penggunaannya, yakni 3 orang perawat dan saya sendiri," katanya.
Menurutnya, sunat dengan menggunakan metode lem tarifnya juga relatif terjangkau. Hanya Rp1,5 juta.
Selain metode lem, Ketua ASDOKI di Wilayah Sulawesi ini juga biasa menggunakan metode stapler. Sunat dengan metode ini lebih modern lagi dari metode lem, hanya saja saja tarifnya juga lebih mahal.
"Metode stapler ini menggunakan alat yang sangat praktis. Alat pital hanya dimasukkan ke dalam alat langsung selesai dengan sempurna," ungkapnya.
Diketahui jumlah anak yang ikut dalam sunatan massal kemarin sebanyak 30 orang. Kegiatan ini digelar berkolaborasi dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan , Karang Taruna, serta sejumlah unsur lainnya.
